Kominfo Manfaatkan TikTok Tingkatkan Produksi Konten Kreatif

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 57 2448272 kominfo-manfaatkan-tiktok-tingkatkan-produksi-konten-kreatif-hiEK9gXMqC.JPG TikTok (Foto: Sunday World)

RUPANYA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memanfaatkan aplikasi yang tengah naik daun, yaitu TikTok. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik.

Menurut Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama menjaga ruang digital agar tetap bersih dan konten-konten negatif.

Kominfo pun mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan konten TikTok yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi-produksi konten kreatif masyarakat.

 TikTok

“Pemanfaatan aplikasi media sosial sebagai bagian dari komunikasi publik, melalui workshop ini (coaching pembuatan konten TikTok), diharapkan masyarakat turut aktif menghadirkan konten-konten positif guna menangkis konten negatif dan hoaks,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat, (30/7/2021).

Kegiatan pelatihan pembuatan konten TikTok ini dinamai Bengkel Digital Teras Negeriku: “Riding The Wave: Tiktok Content”. TikTok dipilih karena menjadi salah satu platform medsos yang paling digemari.

“Indonesia merupakan pengguna TikTok terbesar ke-4 di dunia. Aplikasi TikTok memberikan kemudahan bagi content creator memberikan pesan dan berkreasi lewat video singkat,” ujar Gunawan.

Dalam ketarangan yang sama Marinanda Azahra Muhibah, seorang Content Creator TikTok berbagi tips dalam membuat konten TikTok yang kreatif.

Menurutnya, TikTokers harus membuat konten yang bernilai positif, bermanfaat dan memberikan motivasi bagi penontonya. Membuat konten yang viral tidak harus konten negatif.

“Justru jadi content creator itu akan lebih memuaskan jika mendapatkan komentar yang positif dari netizen, Manfaat TikTok buat masyarakat, selain menghibur juga bisa menjadi sumber pengetahuan,” kata Marinanda.

Sementara, salah satu TikTokers yang juga Brand Social Media Spesialist, Meth Junior Muhammad memberikan tips bagi yang hendak membuat konten di TikTok, dilakukan secara serius dan dengan konsep yang matang.

“Jangan pernah syuting setengah-setengah. Kebanyakan orang bikin konten itu main-main, setengah-setengah. Padahal bisa diseriusi banget untuk bikin konten TikTok, anggap aja syuting profesional. Shoot with your best mood. Nah lalu edit dengan maksimal, pasang sound, diedit dengan benar supaya enak ditonton,” terangnya.

Ia juga menyarankan bagi pemula agar menyematkan hashtag saat memposting konten video. Fungsi hashtag adalah untuk menentukan segmentasi penonton dari video yang sudah diunggah.

“Kalau untuk awal-awal konten-konten perlu dipakai hashtag karena menentukan ke mana video itu akan muncul di FYP (For you page) pengguna TikTok. Hashtag yang harus dipakai sesuai dengan konten yang dibikin, misal kalau bikin konten olahraga, berikan hashtag #sport. Kalau gak pakai hastag nanti videonya tersebar saja, tanpa audience yang pas,” tutupnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini