LinkedIn Izinkan Karyawan Kerja dari Jarak Jauh

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 57 2448377 linkedin-izinkan-karyawan-kerja-dari-jarak-jauh-LFWHre5ati.jpg Kerja jarak jauh (Foto: Freepik)

PERUSAHAAN teknologi di bidang bisnis dan pekerjaan LinkedIn akan mengizinkan karyawan untuk bekerja penuh waktu secara jarak jauh (remote) atau secara hibrida saat kantor dibuka kembali secara bertahap. Hal ini diungkapkan oleh Chief People Officer Teuila Hanson dikutip dari Reuters.

Kebijakan baru ini merupakan pergeseran dari indikasi awal Oktober lalu bahwa situs jejaring sosial profesional Microsoft Corp mengharapkan karyawan untuk bekerja dari kantor 50 persen dari waktu ketika pembatasan pandemi Covid-19 dicabut.

 LinkedIn

Kebijakan yang diperbarui, yang menawarkan fleksibilitas untuk bekerja dari jarak jauh penuh waktu atau bekerja di kantor paruh waktu, akan berlaku untuk tenaga kerja global LinkedIn yang berjumlah lebih dari 16 ribu karyawan.

"Kami mengantisipasi bahwa kami pasti akan melihat lebih banyak karyawan bekerja secara jarak jauh daripada yang kami lihat sebelum pandemi," kata Hanson.

Hanson mengatakan LinkedIn saat ini tidak mewajibkan karyawan yang divaksinasi Covid-19 untuk kembali ke kantor, berbeda dengan perusahaan teknologi seperti Facebook dan Google yang telah menanggapi peningkatan kasus Covid-19 AS dengan mewajibkan vaksinasi. Twitter Inc menutup kantornya yang baru dibuka kembali karena lonjakan kasus.

Karyawan LinkedIn yang pindah lokasi dapat melihat gaji mereka disesuaikan berdasarkan pasar lokal tempat mereka berada, kata Greg Snapper, Direktur Komunikasi Korporat.

Industri teknologi termasuk yang pertama mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah ketika Covid-19 melanda Amerika Serikat tahun lalu. Tetapi sejauh mana perusahaan teknologi merangkul pekerjaan jarak jauh permanen sekarang berbeda.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini