Teknologi Sinar UV-C Mampu Kurangi Risiko Penyebaran Virus Covid-19 Dalam Ruangan

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 56 2452042 teknologi-sinar-uv-c-mampu-kurangi-risiko-penyebaran-virus-covid-19-dalam-ruangan-oP4pw0xVyo.jpg Lampu sinar UV-C mampu kurangi risiko penyebaran virus covid-19 (foto: istimewa)

Ventilasi yang tidak memadai dalam ruangan tertutup dapat menyebabkan virus dan bakteri bertahan lebih lama di udara, sehingga saat seseorang masuk atau berjalan melewati ruang tersebut dan menghirup udaranya, mereka bisa terinfeksi.

"Oleh karena itu, kita perlu memastikan ventilasi dan sirkulasi udara bersih yang memadai, apalagi di ruang-ruang publik tertutup seperti perkantoran, sekolah, pertokoan, rumah makan, hingga rumah ibadah di mana ada banyak orang beraktivitas," ungkap Dicky.

Sementara itu, Deddy El Rashid, Praktisi Pengelola Bangunan yang juga menjabat sebagai Sekjen BOMA Indonesia dan BOG ASHRAE Indonesia, menyatakan penting bagi kita untuk memiliki pedoman yang baru terkait infrastruktur bangunan dalam era adaptasi kebiasaan baru ini.

Salah satunya adalah dengan melengkapi alat desinfeksi udara yang aman, efektif dan handal untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruang dan mengurangi resiko penyebaran penyakit melalui udara, seperti Covid-19.

“Salah satu teknologi yang paling efektif untuk mendesinfeksi baik udara maupun permukaan adalah dengan sinar UV-C. Terutama pada pada panjang gelombang 253.7 nm atau 254 nm, sinar UV-C diketahui paling efektif dalam menonaktifkan segela jenis bakteri dan virus. Karenanya UV-C disebut juga sebagai GUV (Germicidal Ultraviolet) atau UVGI (Ultraviolet Germicidal Irradiation),” tuturnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini