Blue Origin Sebut Roket SpaceX Beresiko Tinggi

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Minggu 08 Agustus 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 56 2452363 blue-origin-sebut-roket-spacex-beresiko-tinggi-ZoGIuNUgbD.jpg SpaceX (Foto: USS Feed)

RUPANYA Blue Origin terus meluncurkan serangan protes terhadap keputusan NASA yang memberi kontrak membangun kendaraan untuk mendaratkan astronaut di Bulan kepada SpaceX.

Kali ini perusahaan milik Jeff Bezos itu melakukan protes dengan menuangkan kritikan dalam infografis di web resminya.

 Blue Origin

Blue Origin menyebutkan roket SpaceX yang digunakan untuk mengangkut astronaut NASA ke Bulan yakni Starship, memiliki pendekatan yang kompleks dan beresiko tinggi.

Perusahaan mengutip kritikan seorang pejabat NASA saat mengevaluasi Starship untuk program pendaratan di Bulan.

“Ada sejumlah teknologi, pengembangan, dan operasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk Starship mendarat di Bulan,” tulis Blue Origin, dikutip dari CNBC, Sabtu (7/8/2021).

Selain mengkritik kompleksitas Starship, Blue Origin juga mengatakan fasilitas yang dimiliki SpaceX di Texas belum pernah melakukan peluncuran orbital.

Namun sebenarnya perusahaan milik Elon Musk telah melakukan lebih dari 100 peluncuran orbital yang sukses dengan roket Falcon-9 sedangkan Blue Origin belum mencapai orbit sama sekali.

Blue Origin juga membuat perbandingan teknis tambahan, yang mencatat bahwa rencana SpaceX membutuhkan lebih dari 10 peluncuran Starship untuk mendarat sekali di Bulan dan perlu diisi bahan bakar obit.

"Sebuah proses yang juga belum pernah dilakukan sebelumnya," ungkap pihak perusahaan.

SpaceX juga dikabarkan sedang dalam persiapan akhir dalam upaya peluncuran orbit pertama Starship. Setelah melakukan peluncuran dan pendaratan prototipe Starship di pada ketinggian tinggi di bulan Mei.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini