Google Pecat Puluhan Karyawan Akibat Penyalahgunaan Data Pengguna

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 57 2453182 google-pecat-puluhan-karyawan-akibat-penyalahgunaan-data-pengguna-E5BMJ2e46P.jpg Kantor Google (Foto: LA Times)

MENURUT data internal yang diperoleh Vice News, investigasi Google tentang bagaimana karyawannya memanfaatkan posisi mereka untuk mencuri, membocorkan, atau menyalahgunakan data yang dapat mereka akses, berakhir dengan pemecatan.

Menurut Vice, 36 karyawan Google pada 2020 dipecat karena masalah terkait keamanan, 26 orang pada 2019 dan 18 karyawan pada 2018.

 Google

Sebanyak 86 persen dari mereka yang dipecat tahun lalu karena berbagi informasi internal dengan pihak luar.

Sedangkan 10 persen kasus lainnya berkaitan dengan penyalahgunaan sistem perusahaan, yang mencakup pengaksesan data pengguna atau karyawan dan juga membantu orang lain mengakses data tersebut.

"Contoh yang dirujuk sebagian besar terkait dengan akses yang tidak tepat, atau penyalahgunaan, informasi perusahaan atau IP yang memiliki hak milik dan sensitif," kata Juru Bicara Google kepada Vice.

Ia menambahkan, mengenai data pengguna, perusahaan secara ketat membatasi akses karyawan melalui sejumlah perlindungan, termasuk membatasi akses ke data pengguna hanya untuk individu yang diperlukan.

Selain itu, perusahaan juga melakukan peninjauan multi-tahap sebelum akses diberikan ke data sensitif dan pemantauan untuk anomali akses.

"Setiap karyawan mendapatkan pelatihan setiap tahun, kami menyelidiki semua tuduhan, dan pelanggaran hingga menghasilkan tindakan korektif, termasuk pemutusan hubungan kerja," tuturnya.

Google juga mengaku transparan dalam mempublikasikan jumlah dan hasil investigasi. Mereka juga memiliki proses ketat untuk mengamankan data pengguna dari ancaman internal maupun eksternal.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini