Pandemi Covid-19 Dorong Semua Orang Bermigrasi ke Ruang Digital

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Minggu 05 September 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 05 54 2466337 pandemi-covid-19-dorong-semua-orang-bermigrasi-ke-ruang-digital-2vMTGbBd8c.jpg Bermigrasi ke ruang digital saat WFH (Foto: The Business journals)

MENURUT Data Bank Dunia, Indonesia sedang mengalami digital talent gap atau kesenjangan talenta digital. Indonesia membutuhkan sembilan juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata 600.000 talenta digital setiap tahunnya.

Rupanya pandemi Covid-19 telah membawa dampak besar terhadap kehidupan di berbagai lini sehingga mendorong semua orang beraktivitas, berinteraksi, dan bermigrasi ke ruang digital.

Urgensi transformasi digital pada perusahaan atau bisnis di semakin disadari dan tinggi seiring adanya perubahan customer behaviour dalam adopsi teknologi terkini.

 ruang digital

Peran pemerintah menjadi sangat penting untuk menciptakan akses yang mudah ke pelatihan-pelatihan dan pengembangan skill IT agar SDM kita terus berkembang dan tetap bisa bersaing di era selanjutnya. Selain itu juga penting untuk memperhatikan kurikulum pendidikan yang ada dimana sudah seharusnya pelajaran mengenai IT diberikan sedini mungkin.

“Indonesia memang terlambat sekitar 10-20 tahun dari negara luar, itulah mengapa kami berkomitmen penuh untuk mensupport program kartu prakerja dengan pelatihan IT yang berkualitas”, ujar Ujar Fransiskus Alvin, CEO PT Course-Net Indonesia.

“Apalagi dengan program kartu prakerja ini, masyarakat bisa menggunakan budget pelatihan dari pemerintah. Tentunya ini akan sangat membantu dan mempercepat program digitalisasi Indonesia," tambah Alvin.

Alvin menjelaskan, modul pelatihan juga berasal dari para praktisi diberbagai bidang. Modul pelatihan hasil dari rangkuman pengalaman praktisi di berbagai bidang, sehingga apa yang didapatkan, bisa dipraktekkan di dunia kerja.

Jutaan penerima kartu prakerja, jelas Alvin, bisa mengikuti pelatihan online coding, data, digital marketing hingga cyber security yang sesuai dengan keadaan dilapangan pekerjaan sekarang ini. Pengetahuan ini penting bagi digitalisasi Indonesia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini