Generasi Milenial Diminta Ikut Perangi Hoax

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 54 2468007 generasi-milenial-diminta-ikut-perangi-hoax-Pswy7AfgSl.jpg Hoax (Foto: Pinterest)

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meminta generasi muda memerangi hoax serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan.

Direktur Informasi, Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kominfo Wiryanta mengatakan, sejatinya generasi milenial kecil keterlibatannya dalam produksi hoax.

"Saya sampaikan sebetulnya produsen hoax itu generasi lebih tua, bahkan justru malah generasi milenial ternyata mereka tidak atau kecil sekali keterlibatan memproduksi konten hoax," kata Wiryanta belum lama ini.

 hoax

Maka, ujar dia, perlu menggandeng generasi milenial untuk mempelajari literasi digital. Ini sebagai bentuk perlawanan terhadap konten hoax yang marak.

"Ada peran penting generasi baru ini untuk melawan hoax. Ini salah satu bentuk literasi digital," ujarnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif P3S, Dr. Jerry Massie mengatakan, saat ini memang masih ada generasi muda yang terpengaruh informasi hoax Covid-19.

"Di tengah pandemi ini, sangat disayangkan masih ada anak muda yang mudah dipengaruhi oleh informasi hoax, sebagai generasi milenial apabila menerima informasi seharusnya dicari tahu dulu kebenarannya, dari mana sumbernya, lalu siapa penyebarnya," ujar Jerry.

Jerry juga menekankan bahwasannya generasi milenial harus jadi garda terdepan dalam melawan informasi hoax serta mengedepankan konten-konten yang berkualitas dan menginspirasi.

Indrawanto Paningaran, Ketua Bidang Media dan Komunikasi PP GMKI menambahkan, anak muda kaum milenial berasa pada lingkup kehidupan yang melibatkan teknologi. "Hoax dan Covid-19 hampir sama, jika tidak dibatasi akan semakin berkembang dan menyebar."

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini