Pendiri Telegram Sebut Netflix dan TikTok Buruk untuk Otak Manusia

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 57 2468641 pendiri-telegram-sebut-netflix-dan-tiktok-buruk-untuk-otak-manusia-lJqQhrjsfr.jpg Telegram (Foto: Unsplash)

RUPANYA Pavel Durov, sang pendiri Telegram mengkritik penggunaan layanan TikTok dan Netflix selama ini.

Menurutnya kedua aplikasi populer tersebut membebani otak manusia dengan konten fiksi, alih-alih menggunakannya untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata.

Layanan online web streaming dan platform berbagi video itu dinilai merusak kreativitas manusia dengan mengalihkan perhatian orang dari hal yang sebenarnya penting.

 TikTok

Dalam sebuah posting di saluran Telegramnya, miliarder teknologi Rusia menyatakan bahwa mengonsumsi makanan dan mengonsumsi informasi akan bekerja dengan cara yang sama.

“Jika kita memberi makan otak kita dengan data kehidupan nyata yang memungkinkannya untuk memecahkan masalah mendasar, itu akan memproses data itu di latar belakang dan menghasilkan solusi yang tidak terduga," tulisnya, dikutip dari Enterpreneur, Kamis (9/9/2021).

Namun menurutnya, kebanyakan orang lebih suka memberi otak mereka 'makan' dari seri Netflix atau video TikTok dari pada fakta nyata yang bisa mengubah dunia.

Ia pun meminta orang-orang untuk melindungi aset mereka yang paling kuat yakni pikiran mereka.

Menurut Durov, otak tidak selalu bisa membedakan antara kenyataan dan fiksi, yang membuat orang fokus pada pemecahan masalah yang tidak ada ketimbang disibukkan dengan masalah dunia nyata. Dia menekankan:

“Untuk menjadi kreatif dan produktif, pertama-tama kita harus membersihkan otak kita dari lumpur lengket dari konten yang tidak relevan yang dibanjiri dengan algoritma rekomendasi setiap hari."

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini