Pengguna Aplikasi PeduliLindungi Tembus Lebih dari 50 Juta Sehari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 20 September 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 57 2474243 menkes-budi-sebut-pengguna-aplikasi-pedulilindungi-tembus-lebih-dari-50-juta-sehari-QHbrrWuQjm.jpg Aplikasi Peduli Lindungi (Foto: Antara)

APLIKASI PeduliLindungi kini telah menjadi alat utama yang wajib digunakan masyarakat jika ingin beraktifitas di luar rumah. Aplikasi ini bermanfaat untuk melacak dan memberikan infromasi yang akurat mengenai zona berbahaya Covid-19 yang ada di sekitar masyarakat.

Dalam sesi jumpa pers secara virtual di channel YouTube Sekertariat Presiden, Senin (20/9/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai pilar pendukung protokol kesehatan semakin masif dilakukan. Terbukti pada minggu lalu, tercatat aplikasi PeduliLindungi sudah menyentuh angka 8 juta QR Code.

 aplikasi peduli lindungi

“Artinya aplikasi ini telah digunakan oleh seluruh orang Indonesia yang mengunjungi tempat-tempat publik lebih dari 8 juta kali dalam satu hari. Selain itu websitenya juga telah dikunjungi lebih dari 40 juta dalam sehari. Jadi kalau misalnya kita Check-in, maka itu sistem Check-in airport akan langsung mencari datanya dari websitenya PeduliLindungi,” kata Menkes Budi.

Untuk saat ini, pengguna aplikasi PeduliLindungi sudah semakin banyak dan diakses lebih dari 50 juta kali per hari baik melalui aplikasi maupun website. Meski demikian, Menkes Budi menjelaskan pemerintah akan terus melakukan banyak perbaikan dan update terhadap beberapa sektor dan fitur dari aplikasi PeduliLindungi.

“Kami mengakui bahwa masih banyak perbaikan dari segi security, performance, dan fungsi yang harus diperbaiki dari PeduliLindungi. Tapi dari segi aplikasi kesehatan nasional yang diluncurkan kurang dari 2 bulan, aplikasi PeduliLindungi memang sudah terbukti bisa membangun infrastruktur penerapan protokol kesehatan berbasis information technology,” lanjutnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berharap bahwa aplikasi PeduliLindungi kedepannya dapat dikoneksikan dengan aplikasi-aplikasi lain di luar negeri yang setara agar memudahkan implementasi protokol kesehatan untuk lintas negara. (DRM)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini