Hoax Covid-19 di Medsos Tinggi, Facebook-Pemuka Agama Siapkan Kampanye Pencegahan

Antara, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 54 2475699 hoax-covid-19-di-medsos-tinggi-facebook-pemuka-agama-siapkan-kampanye-pencegahan-KWrNF7xZ6d.jpg Facebook dan pemuka agama perangi informasi hoax di medsos (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Facebook Indonesia menggandeng para pemuka agama dan kreator konten untuk bisa mengajak masyarakat menghentikan penyebaran misinformasi COVID-19 melalui acara roadshow virtual #TahanDulu.

Acara itu juga digagas bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang menargetkan masyarakat dari lima kota untuk bisa ikut berpartisipasi menyaring informasi terkait COVID-19 di media sosial.

Baca JugaCara Cek Informasi Hoaks, Bisa Melalui WhatsApp atau Situs Ini

"Memberikan konteks yang tepat adalah salah satu cara kami untuk mengatasi misinformasi, dan inilah tujuan utama dari kampanye #TahanDulu, yaitu mengingatkan orang-orang di Indonesia untuk membuat keputusan yang tepat tentang apa yang ingin mereka baca dan bagikan secara online sehingga semua orang dapat turut ambil bagian untuk bersama-sama melawan COVID- 19,” ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Asia Tenggara Rahimah Abdulrahim dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Baca Juga:  Kominfo Minta Masyarakat Akses Informasi Vaksin Covid-19 dari Sumber Resmi

Mengawali roadshow virtual ini, Facebook bersama tiga tokoh muda lintas agama: Habib Husein Ja’far, Pendeta Yerry Pattinasarany, dan Tokoh Muda agama Hindu Yan Mitha Djaksana, menggelar sesi diskusi bertajuk “#TahanDulu Hoaks itu Dosa” yang disiarkan secara langsung melalui Halaman Facebook Indonesia pada Kamis, 23 September 2021 pukul 19.00 WIB.

Ketiga pemuka agama ini akan mengulas secara mendalam tentang pandangan agama terhadap tindakan menyebarkan hoaks yang membahayakan masyarakat, klaim-klaim yang salah seputar COVID-19, serta tips agar terhindar dari jebakan misinformasi.

Tak hanya bersama pemuka agama, Facebook dan Kementerian Kominfo juga berkolaborasi dengan kreator konten di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Pontianak, Surabaya, dan Makassar untuk berbincang-bincang bersama mengenai misinformasi seputar COVID-19 yang kerap terjadi di kota-kota tersebut.

“Kami berharap melalui roadshow virtual #TahanDulu ini, masyarakat akan semakin memahami bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari misinformasi seputar COVID-19 dan dapat berpikir ulang serta memeriksa kebenaran informasi yang mereka terima sebelum dibagikan di media sosial. Kami percaya, kolaborasi dan peran serta dari seluruh masyarakat menjadi kunci untuk meredam peredaran misinformasi COVID-19 dan mempercepat langkah kita untuk keluar dari pandemi ini,” ujar Rahimah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini