Mengenal Fenomena Langka Ekuinoks di Indonesia, ketika Rotasi Bumi Tegak Lurus

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 56 2475742 mengenal-fenomena-langka-ekuinoks-di-indonesia-ketika-rotasi-bumi-tegak-lurus-2zAtlBWyn8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

INDONESIA akan kembali mengalami peristiwa langka yang disebut Ekuinoks. Peristiwa ini menjadi salah satu fenomena astronomis yang terjadi di pekan ketiga bulan September 2021.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut fenomena ini terjadi tepatnya pukul 02.20 WIB/03.20 WITA/04.20 WIT hari ini 23 September 2021.

Menurut penuturan Peneliti Pusat Sains dan Antariksa LAPAN Andi Pangerang, Ekuinoks September merupakan titik perpotongan ekliptika dan ekuator langit yang dilewati Matahari dalam perjalanan tahunan dari belahan utara menuju ke selatan.

Ekuinoks September dikenal juga sebagai ekuinoks musim gugur atau autumnal equinox di belahan utara dan ekuinoks musim semi atau vernal equinox di belahan selatan.

matahari

"Jika ditinjau dari pengamatan tata surya di luar bumi, posisi sumbu rotasi bumi tegak lurus terhadap sinar matahari ke bumi," kata Andi dikutip dari laman Edukasi Sains LAPAN, Kamis (23/9/2021)

Hal ini mengakibatkan batas siang-malam di setiap permukaan bumi akan berimpit dengan garis bujur bumi, sehingga menyebabkan waktu siang dan malam nyaris sama. Walau, kenyataannya tidak tepat 12 jam karena dipengaruhi oleh pembiasan atmosfer.

Bagi pengamat yang berada di garis khatulistiwa, matahari akan tampak berada tepat di atas kepala saat tengah hari. Sedangkan untuk tempat lainnya, bayangan matahari akan condong ke utara atau ke selatan, sesuai dengan lintang tempat pengamatan.

Ketika ekuinoks, matahari akan terbit nyaris tepat nyaris di timur dan terbenam nyaris tepat di arah barat. "Hal dikarenakan perpotongan antara ekuator langit dengan ufuk adalah titik timur dan barat," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini