Komet Raksasa Ditemukan, Diameternya Capai 150 Km

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 56 2476216 komet-raksasa-ditemukan-diameternya-capai-150-km-mSqJ9MkzGw.jpg Komet raksasa ditemukan capai 150 km (foto: Cnet)

CALIFORNIA - Awal tahun ini dua astronom menemukan kandidat komet terbesar yang pernah terlihat di tata surya, saat menyisir data yang dikumpulkan oleh Dark Energy Survey.

Sekarang, sebuah studi baru yang dipimpin oleh ilmuwan yang sama, menunjukan sebuah monster luar angkasa yang disebut sebagai "sapi komet bulat." Ia dikategorikan sebagai Komet C/2014 UN271.

Dilansir dari Cnet, Jumat (24/9/2021), mega komet ini juga dikenal sebagai Komet Bernardinelli-Bernstein karena duo penemuannya, Pedro Bernardinelli dan Gary Bernstein, keduanya dari University of Pennsylvania

 Baca JugaPertama Kalinya Astronom Temukan Aurora di Sekitar Komet

Perkiraan awal komet tersebut selebar 125 mil atau 200 kilometer. Tapi dari hasil penelitian yang diajukan untuk publikasi di The Astrophysical Journal Letters, kemungkinan diameternya sekitar ke 93 mil (150km).

Kendati demikian. ukuran itu masih memiliki massa 10 kali lipat dari komet Hale-Bopp, yang kemudian dikenal sebagai Komet Besar 1997.

Baca Juga: Fenomena Astronomi yang Bisa Dinikmati Mata Telanjang, Ini Daftarnya 

Astronom Will Gater mengumpulkan banyak ilustrasi objek tata surya terkenal lainnya untuk memberikan skala seberapa besar komet ini sebenarnya.

Beberapa bahkan terkejut mengetahui mega komet ini jauh lebih besar dari bulan terbesar Mars.

Saat menempatkan kedua satelit alami Mars, Phobos dan Deimos, berdampingan secara memanjang dan Komet Bernardinelli-Bernstein akan tetap berukuran dua kali lipat dari pasangan bulan Mars tersebut.

Komet besar ini tidak menimbulkan ancaman tabrakan dengan Bumi. Tapi ia sedang menuju ke tata surya bagian dalam dan akan membuat lintasan terdekatnya dengan matahari pada tahun 2031.

Komet ini seharusnya menampilkan pertunjukan yang cukup bagus untuk astronom dalam dekade mendatang. Bahkan, ia sudah mulai sedikit memamerkan dirinya lewat peningkatan kecerahan yang dilaporkan oleh Las Cumbres Observatory awal bulan ini.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini