Beredar Unggahan Aplikasi PeduliLindungi Direkam Singapura, Ini Faktanya

Antara, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 54 2481464 beredar-unggahan-aplikasi-pedulilindungi-direkam-singapura-ini-faktanya-ULlPHau0HR.png Beredar unggapan di Twitter PeduliLindungi Direkam Singapura (foto: Kominfo)

JAKARTA - Beredar unggahan di Twitter yang menarasikan bahwa seluruh data di aplikasi PeduliLindungi telah direkam pihak pengembang dari Singapura.

Narasi ini muncul lantaran aplikasi PeduliLindungi diklaim sebagai perangkat lunak buatan Singapura yang digunakan di Indonesia.

"Ternyata aplikasi PEDULI LINDUNGI itu aplikasi bikinan SINGAPORE. Gila.... Seluruh data kita direkam Singapore, dan kedaulatan Data Indonesia sudah ditangan mereka, meski ini aplikasi Telkom," demikian isi unggahan yang tersebar di media sosial berlambang burung biru tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Scan QR Code Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Mal

Lalu, benarkah data di PeduliLindungi telah direkam Singapura?

Aplikasi Peduli

(Narasi hoax yang menyebut Aplikasi PeduliLindungi direkam Singapura)

Penjelasan:

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menjelaskan bahwa aplikasi PeduliLindungi merupakan buatan anak bangsa yang dikembangkan oleh Pemerintah dan PT Telkom Indonesia, sebagaimana dilansir dari turnbackhoax.

Baca Juga: Cara Integrasikan Sertifikat Vaksin dari Luar Negeri ke PeduliLindungi 

Data yang dikelola dalam PeduliLindungi juga ditempatkan di pusat data nasional yang dikelola oleh Kemenkominfo, jelas Dedy.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, saat rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah RI pada 22 September 2021, juga menegaskan bahwa data pribadi pengguna aplikasi PeduliLindungi tidak bocor.

"Tidak terjadi kebocoran data di PeduliLindungi, dan data-data yang ada di dalam platform tersebut berada di Indonesia, bukan diletakkan di luar negeri. Data-datanya berada di cloud di dalam negeri, baik di cloud Kominfo maupun di cloud mitra Kementerian Kesehatan yang menangani PeduliLindingi," kata Menkominfo seperti diberitakan ANTARA.

Menteri Johnny menyatakan pemerintah terus berupaya melindungi data pribadi masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan atau kebocoran data dengan meminta penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk meningkatkan sumber daya teknologi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini