Menkes Budi Banggakan PeduliLindungi di Forum ASEAN

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 57 2482160 menkes-budi-banggakan-pedulilindungi-di-forum-asean-RTNDqkvcrw.jpg Aplikasi PeduliLindungi (Foto: Antara)

RUPANYA aplikasi PeduliLindungi seperti sahabat masyarakat Indonesia saat ini. Anda yang harus beraktivitas di luar rumah akan bersinggungan dengan aplikasi ini.

Mulai dari penggunaan transportasi umum, masuk pusat perbelanjaan, restoran, dan banyak aktivitas lain yang dilibatkan PeduliLindungi. Hal ini yang dikemukakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di forum 'Special Ministerial Conference for ASEAN Digital Public Health'.

 Menkes Budi

"PeduliLindungi adalah aplikasi yang dimiliki Indonesia untuk skrining. Hingga sekarang, sudah diunduh 60 juta kali dan dibuka 10 juta kali per hari," terang Menkes Budi secara daring, Rabu (6/10/2021).

Di hadapan Menkes Brunei Darussalam, Menkes Kamboja, dan Menkes Laos, Menkes Budi memaparkan sedikit kegunaan aplikasi yang idenya diambil dari apa yang sudah ada di Singapura tersebut. Salah satunya soal pemanfaatannya di bandara.

"Jika Anda check-in di bandara, aplikasi ini bisa secara online tersambung dengan data vaksinasi serta testing PCR terakhir karena terhubung juga dengan data yang ada di laboratorium," papar Menkes.

"Aplikasi ini juga diperlukan saat Anda memasuki mal. Aplikasi ini akan menjelaskan kepada petugas jaga apa status kesehatan Anda, apakah hijau yang artinya aman dengan dosis vaksin lengkap, kuning artinya baru divaksinasi sekali, atau merah dan hitam yang artinya tidak layak masuk karena tidak divaksin atau sedang terpapar Covid-19," sambunganya.

Tak hanya sebagai alat skrining, Menkes Budi juga menerangkan bahwa PeduliLindungi juga dipakai sebagai alat kontrol perilaku masyarakat.

"Sebagai contoh, jika Anda datang ke restoran, dan status PeduliLindungi Anda kuning, maka Anda hanya bisa dine-in di area luar dengan hanya bisa makan 35 menit. Beda jika status Anda hijau, Anda boleh makan di dalam dengan durasi 60 menit lebih," papar Menkes Budi.

Menurutnya, PeduliLindungi adalah salah satu contoh pemanfaatan teknologi yang bisa memaksimalkan kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini