Teknologi 4.0 Berbasis 3D Print Merambah Dunia Kesehatan

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 57 2483298 teknologi-4-0-berbasis-3d-print-merambah-dunia-kesehatan-xrmitoYaYL.jpeg Teknologi Software 3D diterapkan di dunia kesehatan (foto: istimewa)

JAKARTATeknologi software E3D menjadi terobosan baru di dunia kesehatan, dimana teknologi ini memiliki kemampuan untuk menciptakan prototype 3D Print. Menariknya, teknologi ini akan memberikan kemudahan proses komunikasi antara praktisi medis dengan pasien.

Melalui prorotype 3D print yang dikembangkan Aryaguna Technology ini, merupakan terobosan terbaru dalam bidang kesehatan, yang akan memberi gambaran secara jelas dan mendetail dengan objek visual yang sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya, sehingga dapat memudahkan proses komunikasi antara praktisi medis dengan pasien.

Baca Juga: Sony Kembangkan Teknologi 3D untuk Smartphone 

Kemudahan dalam berkomunikasi tersebut dipercaya mampu memberi rasa aman yang lebih kepada pasien ketika hendak menjalani berbagai proses medis yang biasanya terdengar cukup menyeramkan dan menjadi hal yang aman untuk dijalani.

Salah satu dokter Ortopedi, dr. Patar Parmonangan Sp.OT mengatakan, tim medis akan merasa lebih percaya diri dalam melakukan melakukan operasi yang sudah terlebih dahulu saya rencanakan dengan 3D Printing sebelumnya.

Baca Juga: Peneliti Manfaatkan Teknologi 3D Cari Sumber Minyak di Alaska

“Tahapan operasi akan berjalan lebih cepat dan persiapannya akan lebih lengkap sehingga menghindari hal-hal yang tak terduga sebelumnya,” ungkap dr. Patar Parmonangan.

Tekmologi 3D kesehatan

Tidak hanya dari sisi pasien, teknologi E3D memberikan berbagai kemudahan serta rasa aman bagi para praktisi kesehatan sendiri. Mampu melihat dengan jelas serta mendetail berbagai permasalahan yang akan dihadapi sebelum melakukan tindakan, tentunya dapat membantu para praktisi melakukan perencanaan yang lebih matang dan tepat sasaran sehingga mampu memperkecil resiko kegagalan dalam pelaksanaan tindakan medis.

”Teknologi yang kami kembangkan memudahkan pemberian informasi dari dokter kepada pasien dengan lebih detail dan real. Dokter pun dapat mempersiapkan pre-surgery planning dengan lebih matang dan presisi,” ujar CEO Aryaguna Technology, Samuel Theodorus di Jakarta, Jumat (8/10/2021).

Sadar akan penting dan perlunya rasa aman bagi para pasien dalam menjalankan berbagai prosedur kesehatan yang cukup besar, Rumah Sakit Mandaya Grup berinisiatif untuk menjadi pelopor dalam penggunakan teknologi E3D yang berbasis 3D Print ini.

”Dengan 3D Printing kita bisa menciptakan berbagai macam kelainan yang kita kehendaki, sehingga kita bisa berlatih berbagai macam skenario operasi yang diharapkan dan bisa meningkatkan kemampuan dokternya bila menghadapi kondisi yang sama secara riil,” jelas dr. Patar.

Melalui kolaborasi ini diharapkan mampu memajukan bidang kesehatan di Indonesia, yang  tidak hanya meningkatkan kualitas prosedur medis secara teknis, juga dipercaya akan membantu menciptakan sumber daya medis yang semakin berkembang dan mampu mempersiapkan berbagai skenario dalam melakukan berbagai tindakan medis dengan resiko seminimal mungkin.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini