DNA Fosil Wanita Berusia 7.200 Tahun di Indonesia Ubah Sejarah Purba

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 56 2485093 dna-fosil-wanita-di-indonesia-ubah-sejarah-purba-r9gUh4eyNV.jpg Fosil (Foto: The guardian)

Anehnya, DNA Bessé juga menunjukkan hubungan dengan Asia timur, yang bertolak belakang dengan apa yang sebelumnya diketahui tentang garis waktu migrasi ke Wallacea.

“Diperkirakan bahwa pertama kali orang-orang dengan keturunan Asia yang dominan memasuki wilayah Wallacean adalah sekitar tiga atau empat ribu tahun yang lalu, ketika petani neolitik prasejarah pertama memasuki wilayah itu dari Taiwan,” terang Brumm.

“Jika kita menemukan nenek moyang Asia ini pada orang pemburu-pengumpul yang hidup ribuan tahun sebelum kedatangan orang-orang neolitik dari Taiwan, maka itu menunjukkan … pergerakan beberapa populasi dari Asia ke wilayah ini sebelumnya,” imbuhnya.

Bessé juga merupakan kerangka pertama yang diketahui milik budaya Toalean, sekelompok pemburu-pengumpul yang tinggal di Sulawesi Selatan antara 1.500 dan 8.000 tahun yang lalu.

Ia diperkirakan berusia sekitar 17 hingga 18 tahun pada saat pemakaman. Alat-alat batu prasejarah dan oker merah ditemukan di samping jenazahnya. Kuburannya juga berisi tulang belulang binatang buas yang diburu. (DRM)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini