Ini 7 Fenomena Alam hingga 23 Oktober, Ada 2 Hujan Meteor Loh

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Sabtu 16 Oktober 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 16 56 2487238 ini-7-fenomena-alam-hingga-23-oktober-ada-2-hujan-meteor-loh-wYeiswrdMs.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

BERDASARKAN kalender astronomi bulan Oktober yang diunggah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), ada beberapa persitiwa fenomena langit yang terjadi di pekan ketiga di bulan Oktober.

Melalui Instagram resminya, LAPAN menyebut ada beberapa fenomena astronomi yang terjadi mulai 16-23 Oktober. Yuk disimak!

1. Konjungsi Venus-Antares

Antares merupakan bintang utama di konstelasi Skorpius. Bintang ini berkonjungsi dengan Venus. Puncaknya akan terjadi apda 16 oktober 2021 pukul 20.24 WIB.

2. Penampakan pertama Merkurius ketika fajar

Setelah Merkurius mengalami ketampakan terakhir ketika senja dan konjungsi inferior, Merkurius teramati kembali ketika fajar sejak 17 Oktober

3. Puncak Hujan Meteor Epsilon Geminid

Hujan meteor ini aktif sejak 14 hingga 27 Oktober mendatang. Namun intesitas maksimumnya akan terjadi pada 19 Oktober 2021 pukul 05.00 WIB/06.00 WITA/07.WIT.

Fenomena Alam

4. Perihelion Merkurius

Perihelion Merkurius terjadi rata-rata setiap 88 hari atau dalam setahun terjadi empat kali. Perihelion Merkurius terjadi pada 20 Oktober 2021 pukul 06.51 WIB.

5. Fase Bulan Purnama

Puncak fase Bulan purnama kali ini terjadi pada 20 Oktober pukul 21.56 WIB/22.56 WITA/ 23.56 WIT.

6.Puncak Hujan Meteor Orionid

Fenomena ini sebenarnya sudah aktif sejak 2 Oktober dan puncaknya terjadi apda 21 Oktober 2021 pukul 18.0 WIB/ 19.00 WITA/20.00 WIT.

7. Konjungsi Bulan-Pleiades

Bulan akan berkonjungsi dengan Pleiades, salah satu gugus bintang yang terletak di konstelasi Taurus dan puncaknya terjadi pada 23 Oktober 2021 pukul 12.45WIB.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini