Dianggap Langgar Privasi, Google Blokir Iklan Aplikasi Penyadap

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Sabtu 16 Oktober 2021 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 16 57 2487348 dianggap-langgar-privasi-google-blokir-iklan-aplikasi-penyadap-irZQY0bkLP.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

RAKSASA Google memperketat privasi untuk para penggunanya dengan menutup beberapa iklan yang dianggap memata-matai. Iklan tersebut dianggap mempromosikan aplikasi yang mendorong pengguna memata-matai ponsel pasangan.

Aplikasi spyware ini memang biasa digunakan orangtua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto dan lokasi anak mereka. Namun, aplikasi tersebut sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam tanpa persetujuan pemilik perangkat.

“Kami tidak mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan pengguna," kata juru bicara Google, dikutip dari TechCrunch, Sabtu (16/19/2021).

"Kami segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak perilaku yang muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem deteksi kami, ” imbuhnya.

Google

Meningkatnya penggunaan apa yang disebut stalkerware atau coupleware ini memang menjadi perhatian serius dari seluruh industri dalam beberapa tahun terakhir untuk memerangi penyebaran aplikasi pemantauan telepon.

Pembuat antivirus juga telah bekerja untuk mendeteksi penguntit, dan otoritas federal mengambil tindakan terhadap pembuat spyware yang semakin mengekspos korban mereka terhadap ancaman keamanan.

Agustus lalu, Google melarang iklan di hasil pencarian pengguna yang mempromosikan aplikasi yang dirancang dengan tujuan untuk melacak atau memantau orang lain atau aktivitas mereka tanpa izin mereka.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini