4 Mobil SMFR Baru Ini Dilengkapi dengan Layanan 5G

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 57 2487991 4-mobil-smfr-baru-ini-dilengkapi-dengan-layanan-5g-Ky8IZJTA9m.jpg Mobil SMFR (Foto: Sukardi)

RUPANYA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) siap menggunakan 4 unit mobil Stasiun Monitoring Frekuensi Radio (SMFR) bergerak.

Keempat mobil tersebut dilengkapi dengan teknologi mutakhir seperti layanan 5G.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan, keempat mobil SMFR ini memaksimalkan fungsi monitoring yang memang menjadi tugas Kemenkominfo. Dilengkapi dengan layanan 5G, itu artinya jangkauan sinyalnya akan lebih luas dengan kualitas yang lebih baik tentunya.

 Menkominfo

"Dengan adanya 4 mobil SMFR baru ini, kami ingin memastikan monitoring spektrum memadai pada semua sektor pengguna spektrum," kata Menteri Johnny saat melihat langsung 4 unit mobil SMFR baru di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (18/10/2021).

"Sektor yang menggunakan pemanfaatan spektrum ini, sambungnya, mulai dari telekomunikasi yang di dalamnya adalah layanan 5G itu sendiri, BMKG, BNPB untuk bencana alam, pertelevisian nasional, radio radio nasional, penerbangan, dan fungsi lainnya yang memanfaatkan spektrum ini," ujar Johnny.

Mobil SMFR ini sendiri dipakai sebagai tools atau sarana pendukung penggunaan spektrum frekuensi yang dapat kapan saja timbul gangguan dari penggunaan ilegal atau pengguna yang tidak menggunakan perangkat dengan benar dan sesuai perizinannya.

"Ini berkaitan dengan pengawasan spektrum frekuensi radio. Seperti kita ketahui, transformasi digital sangat tergantung pertama pada ketersediaan infrastruktur yang secara merata di seluruh tanah air, namun tidak kalah pentingnya adalah ketersediaan spektrum frekuensi di semua level bend," terang Menteri Johnny.

"Kominfo dan Direktorat Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika saat ini menyiapkan peta jalan farming dan refarming spektrum, sehingga pemanfaatan telekomunikasi sebagai tulang punggung aktivitas masyarakat, setelah tersedianya infrastruktur yang memadai, tersedia juga spektrum frekuensi yang cukup," tambahnya.

Lebih jauh, dengan pemanfaatan layanan perangkat 5G yang menggunakan spektrum frekuensi itu, akan dimonitor dan dijaga agar tidak menurunkan kualitas layanan pada masyarakat. Monitor yang dilakukan akan berjalan selama 24x7, artinya tidak pernah berhenti dan akan terus berjalan.

"Karena banyak aspek krusial seperti penerbangan yang menggunakan frekuensi radio untuk berkomunikasi dan kontrol sebagainya," tambah Menteri Johnny.

Dengan beroperasinya mobil ini, setidaknya operator seluler yang membayar biaya hak penggunaan spektrum frekuensi dapat menggunakannya dengan nyaman dan efisien. Dan tentu ini akan mempercepat proses penggelaran infrastruktur 5G di Indonesia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini