Rawan Terhasut Hoax, BKKBN Ajak Generasi Muda Bantu Lansia Melek Teknologi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 57 2489977 rawan-terhasut-hoax-bkkbn-ajak-generasi-muda-bantu-lansia-melek-teknologi-BurEALoien.jpg Lansia melek teknologi (Foto: Imgur)

RUPANYA Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) meminta kepada masyarakat untuk membantu para lansia untuk bisa beradaptasi di era digitalisasi.

Hal ini berkaitan dengan tujuan negara untuk mensejahterakan lansia, termasuk membuat mereka melek teknologi.

 lansia melek teknologi

Bahkan, BKKBN berharap kedepannya akan banyak teknologi yang 'ramah lansia' sehingga ketertinggalan kemampuan lansia mengakses teknologi dapat diatasi. Ini menjadi solusi yang baik untuk masa depan lansia yang lebih optimal.

"Internet maupun teknologi tak bisa dipisahkan sekarang, termasuk bagi lansia, baik untuk mencari informasi maupun berkomunikasi," kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN, Nopian Andusti, di webinar, belum lama ini.

"Kami berharap di masa depan akan banyak berkembang aplikasi dan teknologi digital agar berdampak baik pada lansia agar menjadi lansia yang sejahtera, sehat, mandiri, dan bermartabat," harapnya, mewakili Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

Lansia harus melek teknologi. Sebab, dikatakan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Samuel Abrijani Pangerapan, saat ini banyak lansia menjadi target penipuan dan termakan kabar hoaks.

"Lansia ini banyak menjadi target dari penipuan dan termakan hoaks. Karena itu, kami perlu melakukan langkah-langkah antisipasi supaya lansia dapat produktif dan merasa aman dalam beraktivitas di ruang digital," ungkapnya.

Samuel menambahkan, "Bekerjasama dengan BKKBN menarget supaya lansia juga teredukasi dan paham apa itu ruang digital dan bagaimana beraktivitas di ruang digital."

Sayangnya memang masih banyak lansia yang belum menjangkau teknologi seperti internet. Menurut data World Bank, penduduk yang lebih muda dapat lebih aktif secara digital ketimbang penduduk yang lebih tua. Bicara dari pusat data Kominfo, tingkat penggunaan teknologi dan internet penduduk lanjut usia masih rendah terutama untuk penduduk lansia di daerah pedesaan.

"Berdasarkan data Bappenas 2020, lansia yang mengakses teknologi informasi masih sangat terbatas, yaitu 11,4 % lansia yang aktif dalam menggunakan internet," pungkas Nopian.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini