Tidak Pernah Dilibatkan, Asosiasi Penyiaran Tolak Pengesahan Revisi P3SPS oleh KPI

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 54 2498832 tidak-pernah-dilibatkan-asosiasi-penyiaran-tolak-pengesahan-revisi-p3sps-oleh-kpi-z35yblsQ6i.jpg Ilustrasi penyiaran televisi. (Foto: Unsplash)

Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, Asosiasi Penyiaran menilai bahwa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tergesa-gesa mengubah Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). ATVSI, ATVNI, ATVLI dan ATSDI dengan ini menyatakan:

1. Secara normatif dengan tegas menolak terhadap upaya dilakukannya perubahan dan penetapan P3SPS oleh KPI.

2. Meminta KPI baik secara sendiri-sendiri atau bersama dengan Asosiasi Penyiaran mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagai fungsi legislasi untuk segera melakukan revisi terhadap Undang Undang nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dengan fokus pada penciptaan iklim persaingan usaha yang lebih berkeadilan antara industri penyiaran FTA dengan Over The Top (OTT) dan platform new media lainnya.

Demikian pernyataan sikap yang dibuat oleh Asosiasi Penyiaran yang ditandatangani oleh Ketua Umum ATVSI, Syafril Nasution, Ketua Umum ATVNI Rikard Batpun, Ketua Umum ATVLI Bambang Santra dan Ketua Umum ATSDI Eris Munandar.

Baca juga: Perjalanan Facebook hingga Berganti Nama Meta 

Rekomendasi Rakornas ATSDI 2021

Pernyataan sikap yang disampaikan Asosiasi Penyiaran ini juga sejalan dengan rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) 2021 dengan tema 'Era TV Digital dan Bangkitnya Ekonomi Kreatif' yang digelar di Hotel Grand Sunshine Bandung, Jawa Barat pada 1-3 November 2021 lalu.

Forum Rakornas ATSDI 2021 menegaskan ATSDI sejak awal memandang bahwa alih teknologi ini bukan hanya sekedar Televisi menjadi jauh lebih Bersih, Jernih dan Canggih saja. Akan tetapi ASO ini akan memberikan dampak lain yang jauh lebih besar bagi masyarakat Indonesia, salah satunya yaitu meningkatnya ekonomi kreatif digital akibat pemanfaatan sisa frekuensi yang tadinya digunakan oleh Televisi Analog untuk digunakan penambahan Pita lebar Internet.

Tak hanya itu, Forum Rakornas ATSDI 2021 juga membahas berbagai Isu Pelaksanaan Penyiaran digital dan bagaimana membangun ekosistem Penyiaran itu sendiri hingga P3SPS.

Baca juga: Telegram Sediakan Langganan Berbayar 

Pada poin empat dari tujuh poin Rekomendasi Rakornas ATSDI 2021 ATSDI menyatakan mendukung KPI dan KPID untuk lebih Fokus mengawasi isi siaran dengan menggunakan pendekatan teknologi yang mumpuni (Artificial Intelengence) dan meminta kepada Pemerintah untuk memberikan dukungan anggaran yang maksimal bersumber dari APBN maupun APBD.

Kemudian terkait P3SPS yang dipaparkan pada poin enam dari tujuh poin Rekomendasi ATSDI 2021. ATSDI menyatakan berkaitan dengan proses revisi P3SPS yang saat ini sedang di bahas oleh KPI Pusat, ATSDI memandang perlu adanya revisi P3SPS tersebut. Akan tetapi saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk melakukannya, karena seluruh lembaga yang terkait dengan industri penyiaran saat ini sedang fokus melaksanakan Analog Switch Off. Oleh karena itu ATSDI mengusulkan Kepada KPI Pusat untuk menunda pelaksanaan Revisi P3SPS sampai suksesnya implementasi ASO.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini