Wujudkan Transformasi Digital, Kominfo Dorong Kolaborasi Stakeholder TIK

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 54 2506224 wujudkan-transformasi-digital-kominfo-dorong-kolaborasi-stakeholder-tik-cI2IVFwp49.jpg Kominfo dorong stakeholder TIK berkolaborasi (foto: istimewa)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendorong para stakeholder Telekomunikasi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk berkolaborasi mewujudkan transformasi digital yang saling mendukung dan optimal di Indonesia.

Menurut Menteri Komunikiasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, kolobarasi itu penting di era saat ini, mengingat pembangunan Infrastruktur menjadi salah satu pilar utama untuk meningkatkan konektivitas digital.

“Transformasi digital memerlukan peran kolaborasi dan sinergis, baik secara nasional maupun internasional. Kementrian Kominfo terus mendorong berbagai upaya kooperatif lintas pemangku kebijakan dan seluruh elemen terkait yang produktif bagi pengembangan sektor digital di Indonesia,” kata Johnny G Plate dalam acara Lintas Teknologi Solutions Day 2021 yang bertajuk “ How Digital Ecosystem Will Shape The Future of Business”, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Kominfo Dukung Perlindungan Ekosistem Game

Johnny menambahkan, adopsi digital telah menjadi jawaban dari segala tantangan disrupsi revolusi digital 4.0, pengembangan talenta digital mulai dari tingkat dasar, menengah hingga lanjutan diperlukan untuk mengakselerasi upaya mewujudkan Indonesia sebagai digital nation yang resilien, tangkas dan adaptif.

Menurut riset Institut Teknologi Bandung, pengembangan jaringan 5G di Indonesia dapat memberikan kontribusi sekitar 2800T atau setara dengan 9,5 persen PDB Indonesia pada tahun 2021 hingga tahun 2030 jadi ruang investasi memiliki potensi yang sangat besar di sektor 5G.

Sejalan dengan rencana pemerintah dalam implementasi 5G menjadi langkah untuk mewujudkan akses telekomunikasi yang lebih berkeadilan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, menurut Johnny G. Plate, implementasi 5G juga merupakan strategi untuk menjembatani kesenjangan infrastuktur teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan transformasi digital, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan literasi masyarakat untuk menggunakan teknologi secara lebih adaptif.

Baca Juga: Inilah Empat Tantangan Transformasi Digital di Indonesia

“Pemerintah mendorong agar pembangunan infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan, disamping profile 5G kita juga mendorong pembangunan infrastruktur digital yang berkaitan dengan koneksivitas Indonesia, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karenanya kami juga mendukung dengan penuh usaha bersama kita untuk membangun ICT infrastruktur di wilayah komersial atau non 3T oleh operator seluler atau operator lainnya” Tambahnya.

Senada dikatakan Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) bahwa ekosistem telekomunikasi telah menyediakan blok bangunan mendasar yaitu akses, interkonektivitas, dan aplikasi yang memungkinkan terjadinya revolusi digital.

Sebagian besar nilai potensial yang berasal dari digitalisasi di seluruh industri global selama dekade berikutnya bergantung pada industri telekomunikasi yang memberikan infrastruktur penting, aplikasi, dan peningkatan produktivitas di banyak bidang.

“Sekarang ini banyak orang melihat 5G akan menjadi katalis revolusi digital, dimana 5G menjanjikan kecepatan jauh lebih cepat, dengan capacity jauh lebih besar dan latency yg sangat kecil. Oleh sebab itu ekonomi digital akan menjadi faktor utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia,” tuturnya.

Ekonomi digital terbukti menjadi salah satu motor andalan dalam pemulihan ekonomi nasional saat ini. Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital tersebut, terdapat sejumlah hal yang harus ditingkatkan, antara lain infrastruktur telekomunikasi serta perlindungan terhadap konsumen digital itu sendiri.

Untuk itu, dukungan dan investasi diperlukan tidak hanya pada penguatan ekosistem digital saja, namun juga pada infrastruktur pendukungnya.

LTI sebagai salah satu System Integrator terkuat dan terdepan di Indonesia yang berfokus pada industri ICT (Information and Communication Technology) dengan target customer penyedia jaringan di Indonesia siap berkolaborasi dan bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

LTI optimis bisa melakukan hal tersebut karena kiprahnya selama 20 tahun ini menjadi Hal tersebut ditandai dengan keberhasilan LTI dalam membangun network infrastructure yang masif dan kuat.

Menurut Muhamad Paisol “Ketersediaan teknologi yang semakin luas seperti mobile, AI, cloud, analytic, dan big data secara dramatis mengubah cara hidup kita, cara bekerja, dan berinteraksi, dalam apa yang disebut Revolusi Industri 4.0. Industri telekomunikasi sedang bermain peran penting dalam memungkinkan revolusi digital berlangsung di sekitar kita.

Ada lima sektor yang terpengaruh oleh revolusi digital antara lain: industry media dan entertainment, kedua electricity, ketiga logistics, keempat automotive dan yang terakhir dan terbesar adalah e-commerce”

“Tentunya dengan 5G network akan banyak peluang bisnis di dunia Enterprise atau B2B sehingga investasi dalam menggelar 5G network ini benar benar menjadi kebangkitan ekonomi secara massive. Pertanyaan berikut nya adalah apakah 5G network tersedia di Indonesia saat ini dan aplikasi apa saja yg bisa dimanfaatkan?” Muhamad Paisol menambahkan.

Mengusung konsep One-Day Conference, Lintas Teknologi Solutions Day 2021 dikemas dengan menghadirkan update teknologi dan inovasi terkini mengenai industri ICT oleh para narasumber di Indonesia dan mancanegara. Sebagai penyokong teknologi ICT, Lintas Teknologi Indonesia berupaya untuk menjadi salah satu perusahaan yang terus mendorong percepatan ketersediaan jaringan 5G di Indonesia bersama penyedia jaringan yang ditunjuk Pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini