NASA Luncurkan Misi Tabrak Asteroid Demi Selamatkan Bumi

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 56 2507129 nasa-luncurkan-misi-tabrak-asteroid-demi-selamatkan-bumi-WGWBtIynIe.jpg Asteroid (Foto: Newsweek)

NASA telah meluncurkan misi Double Asteroid Redirection Test (DART) alias misi menabarak asteroid.

Ini merupakan misi pertama NASA yang dirancang untuk melakukan pertahanan jika planet Bumi terancam oleh asteroid.

Misi tersebut diluncurkan pada pukul 01:21 EST 24 November 2021 dari Vandenberg Space Force Base di California.

 Asteroid

DART terbang ke langit di atas roket SpaceX Falcon 9 yang akan menempuh jarak jutaan mil untuk menabrak asteroid dalam uji pertahanan planet.

"Falcon 9 dan DART pada uji pertahanan planet pertama NASA yang sengaja menabrak asteroid," kata juru bicara NASA Marie Lewis saat siaran langsung peluncuran, dikutip dari Space, Kamis (25/11/2021).

Hampir sembilan menit setelah lepas landas, roket pendorong SpaceX Falcon 9 kembali ke Bumi, mendarat dengan tegak di atas kapal drone perusahaan bernama "Of Course I Still Love You", yang ditempatkan di Samudra Pasifik.

Pendaratan di laut ini menandai ke-95 kalinya SpaceX sebagai pendorong roket kelas orbital.

DART sekarang dilaporkan sedang dalam perjalanan untuk melakukan tes pertahanan planet.

Misi tersebut akan menggunakan "kinetic impact technique," untuk mengubah orbit asteroid. Dengan kata lain, pesawat ruang angkasa akan menabrak batu ruang angkasa untuk mengubah arahnya.

DART akan berdampak pada "bulan kecil" yang disebut Dimorphos yang mengorbit di sekitar asteroid Didymos. Tim misi ini bertujuan untuk memperpendek orbitnya di sekitar Dimorphos beberapa menit.

"Ini adalah kecelakaan pesawat ruang angkasa yang disengaja ke batu asteroid" kata Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi NASA untuk direktorat misi sains.

 Baca juga: Pesawat NASA Siap Tabrak Asteroid, Ini Alasannya

"Apa yang kami coba pelajari adalah bagaimana menangkis ancaman (tabrakan asteroid dengan bumi)." terangnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini