Begini Cara Rusia Menghukum Twitter

Yudi Setyowibowo, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 57 2509516 begini-cara-rusia-menghukum-twitter-XgQNOynqCH.jpg Twitter (Foto: Technology)

REGULATOR Komunikasi Rusia, Roskomnadzor akan terus memberi sanksi berupa perlambatan kecepatan Twitter pada perangkat seluler sampai semua konten yang dianggap ilegal dihapus.

Menurut Roskomnadzor, saat ini masih ratusan konten ilegal belum dihapus Twitter.

 Twitter

Dilansir dari Reuters, Roskomnadzor sudah mengambil langkah tegas untuk Twitter dengan memperlambat akses dan denda untuk pelanggaran konten.

Roskomnadzor juga meminta perusahaan asing memiliki kantor perwakilan resmi di Rusia untuk menyimpan data pribadi warga Rusia di wilayahnya.

Sejak Maret 2021, Twitter sudah mengalami perlambatan jaringan sebagai sanksi Rusia karena dianggap telah membiarkan postingan ilegal, seperti postingan yang berisi pornografi anak, informasi penyalahgunaan narkoba, dan postingan yang dianggap berbahaya lainnya.

Di sisi lain, Twitter membantah mengizinkan platformnya digunakan untuk mempromosikan perilaku ilegal. Dikatakannya, Twitter memiliki kebijakan toleransi nol untuk eksploitasi seksual anak dan melarang promosi bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

Roskomnadzor mengatakan, Twitter telah didenda hingga USD511.900 tahun ini karena secara sistematis mengabaikan permintaan untuk menghapus materi yang dilarang sejak 2014.

Saat ini, Roskomnadzor mengakui kalau Twitter telah menghapus lebih dari 90% postingan ilegal. "Sekarang masih ada 761 unggahan yang tidak terhapus," kata Roskomnadzor menanggapi pertanyaan Reuters.

 Baca juga: Punya Harta Rp168 Triliun, Sumber Kekayaan Jack Dorsey Ternyata Bukan dari Twitter

Roskomnadzor berjanji akan menormalkan akses Twitter jika sudah menghapus seluruh materi terlarang yang terdeteksi oleh pihaknya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini