Meta Ungkap Tren Sosial Populer yang Pengaruhi Bisnis Tahun Depan

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 57 2513818 meta-ungkap-tren-sosial-populer-yang-pengaruhi-bisnis-tahun-depan-9fzP8et5sN.jpg Meta (Foto: Navbharat)

META, induk perusahaan Facebook mengungkap deretan tren yang akan populer dan memengaruhi bisnis di 2022.

Menurut VP Meta di Asia Pasifik, Dan Neary, setiap tahun Meta melihat peluang baru yang tercipta ketika tren sosial diimplementasikan dalam sebuah bisnis.

Meski tren ini membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai potensi maksimal, Dan menuturkan, setidaknya ada lima tren yang akan menjadi populer dalam waktu dekat.

 Metaverse

1. Virtual and Augmented Reality

Meta melihat penggunaan Augmentend Reality/Virtual Reality akan menjadi suatu hal yang umum alm beberapa tahun ke depan. Penerapannya pun akan beragam, mulai dari mencoba pakaian dan sepatu secara virtual, hingga bekerja jarak jauh.

Berdasarkan data Facebook IQ: New dimensions of connection report pada 2021, secara global, 78 persen responden mengatakan AR merupakan cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan merek. 74 persen responden juga percaya AR dapat menjembatani jarak antara ranah offline dan online.

2. Social Commerce

Menurut Neary, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021), model bisnis kini menjadi lebih sosial dari yang dibayangkan. Orang-orang mencari dan menemukan produk yang disukai melalui kabar beranda teman mereka.

Dampak dari cara pencarian seperti ini adalah munculnya ekspektasi bahwa mereka bisa menghubungi sebuah bisnis atau merek semudah seperti menghubungi teman mereka. Menjadi bisnis yang mudah dihubungi dapat berarti perbedaan antara pertumbuhan dan situasi stagnan.

 Baca juga: Meta Bagikan Statistik Baru Jumlah Intimidasi dan Ujaran Kebencian

3. Mega Sale Days

Acara mega sale belakangan menggabungkan dua elemen yakni hiburan dan berbelanja. Tren ini, kata Neary masih akan terus berlanjut di kawasan Asia Pasifik.

Ada tiga hal utama dalam tren ini, pertama adalah Mega Sale Days merupakan fase paling awal bagi konsumen yang melakukan belanja online untuk pertama kali. Kedua, ini bukan lagi tentang potongan harga, orang-orang memilih sebuah merek karena nilai-nilai dan visinya, serta keseluruhan pengalaman konsumen yang semakin sosial dan kaya akan interaksi.

4. Kreator

Masa pandemi membuat konten-konten yang berkaitan dengan aktivitas di rumah meningkat dengan beragam topik dan format, seperti tutorial memasak, aktivitas olahraga bersama keluarga. Hal ini tentu membuat munculnya kreator di bidang keuangan dan bisnis.

Menurut data dari AnyMind research, jumlah influencer makro (dengan 100.000 hingga 1 juta pengikut) di Asia Pasifik tumbuh sebesar 66 persen selama 2021 -- khususnya di Indonesia, Jepang, Filipina, Taiwan dan Thailand.

Berdasarkan data dari CB Insights, ekonomi kreator global telah membukukan rekor sebesar USD 1,3 miliar dalam hal pendanaan di tahun 2021 saja, hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2020.

Kreator dinilai sebagai bentuk media baru yang lebih beragam. Mereka menjadi merek diri mereka sendiri, dan mampu menghasilkan tingkat interaksi yang menjadikan mereka saluran ritel yang penuh kekuatan. Di tahun 2022, kita akan melihat banyak merek berkolaborasi atau menciptakan produk bersama kreator.

 

5. Video

Penonton video digital di Asia Pasifik akan mencapai lebih dari 2 miliar di 2022, setahun lebih awal dari yang diprediksikan, menurut data dari eMarketer.

Video durasi pendek seperti Reels tumbuh sangat cepat, dan menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan interaksi di Instagram.

Dan para pelaku bisnis kini memiliki banyak cara untuk menjangkau orang dengan video -- mulai dari iklan di Messenger, In-Stream Ads, Instant Experiences dan fitur lai yang masih bisa dieksplorasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini