Share

Akun YouTube Diretas, BNPB Masih Lakukan Recovery

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 54 2514801 akun-youtube-diretas-bnpb-masih-lakukan-recovery-qe8JwhrI98.jpg Akun YouTube BNPB Indonesia diduga diretas. (Foto: Tangkapan layar YouTube)

AKUN YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diduga diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hingga Jumat pagi ini, berdasarkan penelusuran Okezone, tidak didapati akun YouTube BNPB tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari membenarkan adanya peretasan tersebut. Pihaknya pun sedang melakukan pemulihan akun YouTube resmi milik BNPB.

Baca juga: Akun YouTube BNPB Indonesia Diretas, Siarkan Aset Kripto Ethereum 

"Berjalan masih kita lakukan recovery akunnya," ujar Muhari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis 9 Desember 2021.

Ilustrasi peretasan. (Foto: Shutterstock)

Dilaporkan bahwa akun BNPB di pencarian YouTube berubah menjadi akun aset kripto Ethereum 2.0. Akun yang semula milik BNPB itu tengah menyiarkan siaran langsung pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Baca juga: Jaringan Telekomunikasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Pemulihan Terus Dilakukan 

Dalam siaran langsungnya, Ethereum memberikan judul Ethereum CEO: Ethereum Breakout! Ethereum News, ETH 2.0 RELEASE Date.

Diketahui tayangan di akun BNPB lainnya masih ada dan tidak dihapus. Tayangan terakhir yang ada di akun YouTube BNPB sebelum diretas adalah konferensi pers juru bicara penanganan covid-19 Wiku Adisasmito.

Sementara Bareskrim Polri telah mendalami dugaan peretasan yang dialami akun YouTube BNPB . Petugas melakukan pengusutan terhadap pihak yang diduga melakukan peretasan tersebut.

"Sudah dikomunikasikan dan didalami oleh Dit Siber Bareskrim Polri," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Registrasi IMEI Ponsel Terganggu Dampak Gedung Cyber Terbakar 

Akun YouTube BNPB Indonesia diduga diretas. (Foto: Tangkapan layar YouTube)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini