Indonesia Punya Peluang Besar Maksimalkan Data Center

Antara, Jurnalis · Selasa 14 Desember 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 54 2516813 indonesia-punya-peluang-besar-maksimalkan-data-center-H8rdypukRf.jpg Data center (Foto: freepik)

DIRJEN Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail mengatakan, Indonesia memiliki peluang besar dalam memaksimalkan pertumbuhan data center mengingat kapasitas konsumsinya saat ini masih terbilang sangat kecil.

“Dengan populasi lebih dari 271 juta jiwa, konsumsi kapasitas data center Indonesia masih berada pada angka 1 Watt per kapita atau sekitar 270 Mega Watt (MW),” kata Ismail.

 data center

Ia membandingkan konsumsi data center pada negara tetangga, seperti Jepang yang memiliki kapasitas konsumsi data center sekitar 10 Watt per kapita dengan populasi penduduk 126 juta jiwa serta Singapura mengonsumsi 100 Watt per kapita.

Apabila ingin setara dengan Jepang, kata Ismail, setidaknya Indonesia membutuhkan 2.700 MW untuk memenuhi kebutuhan kapasitas data center di Indonesia.

“Itulah mengapa penting bagi kita mempercepat pengembangan data center di Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Asia Tenggara juga diproyeksikan menjadi kawasan dengan pertumbuhan data center tercepat sekitar 30 persen antara 2019 hingga 2024.

Ia mengatakan implementasi transformasi digital, baik di masa sekarang maupun masa mendatang, akan membutuhkan data dalam jumlah besar.

Sebagai contoh, untuk smart city dengan 1 juta penduduk menghasilkan sebanyak 200 Terabyte data per hari sementara kendaraan otonom bisa menghasilkan setidaknya 4 Terabyte data per hari.

“Untuk melanjutkan pertumbuhan data, strategi penggunaan data akan menjadi lebih terbuka terhadap utilisasi teknologi dan infrastruktur data yang andal,” ujar Ismail.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengatakan bahwa Kominfo memiliki tujuan untuk mewujudkan green data center yang andal, efisien, dan ramah lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti penyedia teknologi pusat data hingga asosiasi industri teknologi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini