Cara Mengamankan Akun WhatsApp dari Serangan Hacker

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 54 2517269 cara-mengamankan-akun-whatsapp-dari-serangan-hacker-JcRPJ8DJeG.jpg Cara mengamankan akun whatsapp dari seranga hacker (foto: Okezeon)

JAKARTA - Aplikasi perpesanan instan atau WhatsApp  kini tengah diganderungi masyarakat dengan pengguna aktif 1,6 miliar di seluruh dunia. Tingginya pengguna WhatsApp yang memungkinkan pihak asing melakukan peretasan atau membajak akun pengguna.

Karena itu, penting bagi pengguna untuk menjaga data pribadi dengan baik. Bila data pribadi bocor, pihak asing akan dengan mudah melakukan peretasan atau membajak akun pengguna.

Salah satu informasi penting ialah password. Sebaiknya Anda tidak memberitahukan password kepada orang lain, khususnya orang yang tidak Anda kenal.

Baca Juga: WhatsApp Bakal Sembunyikan Last Seen dari Kontak Orang Asing

Hal ini untuk mengamankan akun Anda agar tidak diakes oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Terkait WhatsApp, mungkinkan aplikasi ini dibajak oleh hacker atau peretas?

Pengamat keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan, nomer WhatsApp bisa saja dibajak, namun itu bisa terjadi hanya jika pemilik nomor memberikan 6 angka SMS konfirmasi ke peretas.

Keamanan smartphone agar jauh dari hacker menjadi salah satu bagian penting yang harus dijaga. Pasalnya, smartphone kerap kali digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting . Selain itu beberapa kejadian tak mengenakan mungkin dapat terjadi dengan perangkat Anda. Seperti ponsel yang hilang atau dicuri.

Baca Juga: WhatsApp Web Bakal Ada Fitur Stiker Mirip Versi Mobile, Chatting Makin Seru!

Bahkan kemungkinan peretasan hacker dari halaman internet yang telah Anda kunjungi atau dari smartphone itu sendiri. Kali ini Okezone akan memberikan beberapa tips untuk membantu menjaga perangkat Anda seaman mungkin, seperti dilansir dari laman Digital Unite.

1.Gunakan Kunci Layar

Banyak ponsel baru menawarkan kunci pola, bentuk atau pola yang dipersonalisasi yang digambar di layar untuk memberikan akses. Pastikan layar dibersihkan secara teratur. Jika ponsel Anda dicuri atau hilang, jejak jari apa pun terkadang dapat dilihat dan diakses di layar. Atau, kode PIN menawarkan alternatif dan juga dapat menghemat waktu.

2. Membuat Kata Sandi

Kata sandi Anda sulit dipecahkan tetapi mudah diingat untuk Anda. Anda dapat menggunakan pelacakan jarak jauh jika Anda kehilangan ponsel. Di Android disebut 'Find my Device' dan di Apple iPhone disebut 'Find my iPhone'. Dari sini, Anda dapat menonaktifkan ponsel dari jarak jauh jika diperlukan.

3. Gunakan Kunci Kartu

SIM Kunci layar sangat membantu tetapi tidak akan menghentikan seseorang mengeluarkan kartu SIM dari ponsel Anda dan menggunakannya di ponsel lain. Untuk mencegah hal ini terjadi, atur kunci kartu SIM dalam bentuk nomor PIN yang perlu dimasukkan ketika telepon dihidupkan untuk menghubungkan ke jaringan.

4. Lindungi Data Sensitif

Meskipun entri PIN dan kunci kata sandi sangat membantu, smartphone secara efektif adalah komputer mini dengan penyimpanan yang mudah dilepas. Jauh terlalu mudah untuk mengambil data hanya dengan menancapkannya ke komputer atau mengeluarkan kartu microSD.

Sangat penting untuk melindungi data sensitif yang disimpan ke penyimpanan internal. Tersedia perangkat lunak yang dapat mengenkripsi file atau folder sehingga kode harus dimasukkan sebelum file dapat dilihat atau disalin.

Banyak dari perangkat lunak ini yang dapat diunduh dan digunakan secara gratis dan dapat bekerja secara efektif dengan telepon Anda untuk memberikan perlindungan otomatis. Contoh dari perangkat lunak tersebut adalah AutoKrypt tetapi lakukan 'berbelanja' untuk menemukan solusi yang tepat untuk pengaturan Anda. Selalu cadangkan data Anda, untuk iPhone Anda harus mencadangkan data Anda di iCloud. Anda juga dapat menyimpan data di Dropbox atau OneDrive.

5. Perlindungan Nirkabel

Selalu matikan koneksi nirkabel Anda ketika sedang tidak digunakan. Ini memastikan bahwa orang tidak dapat terhubung ke perangkat tanpa sepengetahuan Anda. Anda juga perlu memeriksa pengaturan keamanan jaringan ponsel Anda karena mungkin dikonfigurasikan untuk secara otomatis terhubung ke jaringan ketika dalam jangkauan tanpa Anda sadari.

Pastikan router nirkabel yang diakses di rumah Anda dilindungi oleh kode sandi.Jika menggunakan hotspot, berhati-hatilah terhadap koneksi jahat hacker yang sangat mirip hotspot yang sah dari perusahaan besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini