Kominfo Siap Cetak 150 Startup Digital pada 2024, Targetkan Peserta Daerah

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 17 Desember 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 54 2518770 kominfo-siap-cetak-150-startup-digital-pada-2024-targetkan-peserta-daerah-LYhPoX9HyM.jpeg Kominfo targetkan startup studio batch 4 banyak dari daerah (foto: istimewa)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan rangkaian seleksi dan pelatihan, program inkubasi intensif Startup Studio Indonesia (SSI) Batch 3 resmi memasuki tahap akhir dengan “Milestone Day”.

Sonny Hendra Sudaryana, Koordinator Startup Digital mengatakan, Milestone Day merupakan acara puncak dari program, dimana tiap startup diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnis dan pencapaiannya selama mengikuti program, di depan para stakeholder, seperti lembaga pemerintah dan venture capital.

Baca Juga:  Kominfo Beberkan 5 Tips Mencari Product-Market Fit Startup Indonesia

Pada penyelenggaraan Startup Studio Indonesia Batch 3, fokusnya lebih tajam untuk membantu startup mencari product-market fit (PMF). Tahap ini sangat krusial, karena salah satu alasan utama startup gagal berkembang adalah karena gagal mengembangkan produk yang dibutuhkan pasar. 

"Untuk mencapai PMF, kami percaya bahwa metode pelatihan paling efektif adalah dengan sesi brainstorming intensif untuk mengupas seluk beluk setiap proses perancangan produk. Di sinilah kami mendatangkan bantuan 60 fasilitator ahli yang melakukan coaching kepada para founder dan membantu membuka berbagai kesempatan dan ide terobosan,” jelas Sonny Hendra Sudaryana.

Melalui program ini, Kominfo menargetkan untuk mencetak 150 startup digital pada 2024 yang mampu mengembangkan skala bisnisnya, dari segi jumlah pengguna, jumlah pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan dari venture capital. Untuk itu, Kominfo juga akan terus melanjutkan penyelenggaraan Startup Studio Indonesia hingga ke batch-batch berikutnya.

“Tentunya, di Batch 4 mendatang, kami menargetkan peserta yang lebih banyak dari berbagai daerah dan sektor, karena startup inovatif dan berpotensi semakin banyak bermunculan di Indonesia. Jadi, bagi para founder early-stage startup yang berminat, sudah bisa mencari tahu lebih banyak tentang startup Studio Indonesia dan mempersiapkan timnya dari sekarang,” tutup Sonny.

Baca Juga:  Kominfo: Kunci Sukses Startup Studio Indonesia Terletak di Tim Coach

Dalam acara Milestone Day ini, turut hadir jajaran perwakilan Kominfo, para coach dan fasilitator, venture capital, startup terpilih, juga beberapa pembicara dari startup yang telah mengikuti program Startup Studio Indonesia sebelumnya. 

Praktis (pts.sc), startup lulusan Startup Studio Indonesia Batch 1, mengaku antusias bisa kembali menghadiri Startup Studio Indonesia sebagai pembicara di Milestone Day.

Hal yang paling berbeda dari Startup Studio Indonesia adalah kurikulumnya yang dirancang sangat akurat, dengan terlebih dahulu memetakan tantangan yang paling umum dihadapi founder. 

"Kami merasa beruntung bisa mengikuti program ini, terutama karena bisa mengakses jaringan network yang luas, serta mendapatkan pelatihan langsung dari para praktisi startup yang telah sukses sebelumnya,” ungkap Adrian Gilrandy, Co-Founder Praktis. 

Banyak startup tahap awal yang melangkahi tahap paling penting sebelum bertemu dengan VC untuk pendanaan. Tahap paling penting ini adalah pematangan produk agar siap untuk pasar. "Di Startup Studio Indonesia, kami dituntut untuk implementasi dan melakukan refinement produk yang matang dulu setelah program selesai. Sehingga, kami benar-benar siap membawanya ke tahap selanjutnya,” jelasnya.

Sejak batch pertama diluncurkan pada tahun 2020, antusiasme terhadap program Startup Studio Indonesia terus meningkat. Jumlah pendaftar di Batch 3 meningkat hingga lebih dari lima kali lipat dibandingkan batch sebelumnya. 

Tidak hanya dari segi kuantitas, penyelenggara Startup Studio Indonesia juga melihat peningkatan dari segi kualitas dan diversifikasi industri startup, dimana peserta kini bergerak di isu-isu yang penting di masyarakat, seperti edukasi, kesehatan mental, perikanan, dan Internet of Things (IoT). 

Startup Studio Indonesia hadir untuk memperkuat dan melengkapi program pemberdayaan startup digital Gerakan 1000 Startup Digital dan Hub.id yang telah lebih dulu diluncurkan oleh Kominfo.

Diluncurkan tahun 2020, Startup Studio Indonesia telah berkembang menjadi salah satu program inkubasi dan akselerasi startup terpopuler di Indonesia. Melalui tahap seleksi yang ketat, terdapat 15 startup early-stage yang terpilih mengikuti serangkaian program inkubasi Startup Studio Indonesia batch 3. 

Daftar startup tersebut diantaranya adalah: AturKuliner, AyoBlajar, Bicarakan, Bolu, Eateroo, Finku, FishLog, Gajiku, Imajin, Keyta, KreatifHub, Powerbrain, Sgara, Soul Parking, dan Zi.Care.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini