Share

Ada 25,8 Juta Panggilan Spam Terdeteksi di Indonesia hingga Akhir Tahun Ini

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 18 Desember 2021 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 18 54 2518974 ada-25-8-juta-panggilan-spam-terdeteksi-di-indonesia-hingga-akhir-tahun-ini-DUmQbexp3c.jpg Ilustrasi panggilan spam. (Foto: Pixabay)

DIUMUMKAN daftar 20 negara teratas yang terdampak spam pada tahun 2021 ini. Indonesia pun kembali menempati posisi 6 teratas dengan peningkatan jumlah panggilan spam yang signifikan. Demikian dilaporkan Global Spam Report.

Dilaporkan bahwa di Indonesia, penipu melalui spam mengincar target dengan cara yang sangat ilmiah dan tepat sasaran, bahkan dapat menggali detail informasi latar belakang dan catatan keuangan korbannya.

Baca juga: Waspada! Ada Situs Palsu Film 'Spider-Man: No Way Home, Ini Ciri-cirinya 

Masalah ini diperparah dengan masih sangat sedikit masyarakat Indonesia yang menyadari tindakan penipuan tersebut. Hanya 1 persen dari seluruh panggilan yang diblokir ditandai sebagai penipuan, sementara angka ancaman scam terus tumbuh subur.

"Data kami menunjukkan bahwa orang Indonesia menjadi target penipuan dengan makin tingginya tingkat teror komunikasi tidak diinginkan, menyebabkan jutaan pengguna smartphone di Indonesia berisiko menjadi korban penipuan," ungkap peneliti Alan Mamedi, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga: Instagram Uji Coba Durasi Stories Jadi 60 Detik 

Ia tersedia teknologi dan keahlian yang tepat guna membantu melindungi masyarakat di Indonesia dari ancaman yang terus mengganggu ini.

"Kami percaya data yang ditampilkan dalam Global Spam Report edisi kelima ini dapat membantu masyarakat di Indonesia untuk mengetahui dan memahami cara kerja spam, serta menggunakan informasi ini untuk melawan ancaman spam call," ujarnya.

Lonjakan panggilan spam di Indonesia membutuhkan aksi lanjutan yang serius. Sebuah agensi keamanan siber SOCRadar baru saja meluncurkan laporan lanskap ancaman siber di Indonesia yang mengamati bahwa terjadi peningkatan ancaman situs gelap atau dark web.

Terdapat database dari jutaan orang Indonesia dijual bebas di situs gelap mengandung informasi sensitif seperti nama, nomor telepon, tanggal lahir, nomor KTP, hingga gaji bulanan.

Baca juga: Pesawat NASA Jadi yang Pertama Sentuh Matahari 

Dalam hal kategori spam, sebagian besar spam call berasal dari layanan keuangan, sedangkan berada di posisi kedua adalah spam yang berasal dari sales mencapai 19 persen.

Data statistik lain yang tak kalah penting adalah Indonesia menjadi satu dari dua negara (selain Vietnam) dalam daftar 20 negara dengan spam terbanyak yang mencatatkan lebih dari dua kali lipat peningkatan volume panggilan spam selama Januari hingga Oktober 2021.

Baca juga: Pakai Citra Satelit, BRIN Temukan 2.417 Hektare Lahan Rusak Akibat Erupsi Gunung Semeru 

Pada bulan Januari, total volume panggilan spam yang dilaporkan mencapai hampir 12,6 juta. Angka ini kemudian naik menjadi 25,8 juta panggilan spam pada Oktober 2021. Rata-rata orang Indonesia menerima 14 panggilan spam setiap bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini