Share

4 Penjelasan Ilmuwan Tanda-Tanda Bakal Terjadinya Kiamat

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 56 2519702 4-penjelasan-ilmuwan-tanda-tanda-bakal-terjadinya-kiamat-ql5NfzlyrM.jpg Penjelasan ilmiah tanda-tanda bakal terjadi kiamat (foto: Livescience)

MUNICH – Alam semesta seperti yang dijelaskan dalam Alquran bakal hancur lantaran terjadinya kiamat. Tidak ada satupun yang tahu kapan kiamat akan terjadi. Hanya Allah Ta’ala yang mengetahui.

Namun tanda-tandanya jelas dalam Islam seperti yang tertera di Alquran dan sabda Nabi Muhammad SAW, baik kejadian kecil maupun besar.

Bukan hanya itu, ada banyak fisikawan teoritis mengungkap bahwa alam semesta akan berakhir suatu hari. Ilmuwan mengungkap secara ilmiah apa saja penyebab yang bisa membuat dunia hancur atau kiamat.

Baca Juga: Alquran dan Sains Beberkan Tanda-Tanda Fisik Kiamat

Dilansir Dailymail, tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan dunia akan berakhir, namun ada tiga teori yang menjelaskan tentang kiamat. Ilmuwan menyebut tiga teori dengan nama 'big crunch', 'big rip' dan 'big freeze'.

Tim ilmuwan yang berbasis di Munich, Jerman memposting video yang menjelaskan serta mendeskripsikan teori tersebut. Tim yang menamakan diri mereka dengan nama Kurzgesagt mengungkap, seluruh umat manusia akan perlahan-lahan membusuk menjadi radiasi, menjadi hancur sepenuhnya atau terkoyak karena kecepatan ekspansi alam semesta.

Dalam skenario 'big rip', energi gelap bisa mematahkan bangunan alam semesta yang menyebabkan galaksi mengalami kehancuran. Setelah galaksi hancur, diikuti dengan lubang hitam yang kecil, planet serta bintang.

Baca Juga: 9 Tanda Hari Kiamat Makin Dekat, Nomor 6 Baru Saja Dialami

Teori lainnya yang menjelaskan kehancuran alam semesta ialah 'big crunch'. Ini bisa terjadi apabila, ketimbang memperluas, materi di alam semesta menurun dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan gravitasi menjadi kekuatan yang dominan. Gravitasi akan menyebabkan alam semesta menyusut.

Dengan demikian, akan terjadi tabrakan antar bintang, galaksi dan planet karena alam semesta mengalami keruntuhan. Menurut fisikawan teoritis, proses ini sudah mulai berjalan di suatu tempat di kosmos (jagat raya) dan menggerogoti sisa alam semesta.

Konsep hancurnya alam semesta ini sudah ada dan peneliti di 2014 mengklaim telah membuktikan kemungkinan ini dengan persamaan matematika (mathematical equations). Skenario berikutnya ialah 'big freeze' atau 'heat death'.

Dalam skenario ini, materi perlahan akan membusuk menjadi radiasi karena perluasan alam semesta. Setelah triliunan tahun, atom membentuk materi yang tersisa dan mulai menurun serta hancur. Dalam skenario tersebut, bintang akan 'larut' atau hilang, lubang hitam akan menguap serta partikel cahaya akan lenyap.

Ilmuwan meyakini ada empat potensi besar terjadinya kiamat yang diakibatkan oleh berbagai macam hal. Tanda-tanda yang sudah ada di dunia sekarang ini dipercaya menjadi cikal bakal terjadinya kiamat di hari yang sudah ditentukan kelak.

Berikut potensi yang diperkirakan para ilmuwan mengenai kiamat sebagaimana dilansir dari LiveScience:

Follow Berita Okezone di Google News

Pemanasan Global

Ini merupakan hal yang paling diyakini oleh para ilmuwan akan mengakibatkan kiamat dibandingkan dengan kemungkinan-kemungkinan yang lain. Cuaca yang ekstrem, kekeringan yang kian menyebar ke berbagai negara, penyakit yang terus menular, dan daerah dataran rendah yang terendam banjir akibat peningkatan permukaan laut membuat para ilmuwan meyakini bencana sangat besar akan melanda Bumi di masa datang.

Ancaman Pandemi

Ilmuwan mengatakan, patogen baru atau parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia muncul setiap tahun. Ini bisa menjadi ancaman bagi penduduk bumi di masa datang. Bayangkan saja penyakit yang sudah menjadi pandemi belakangan ini seperti SARS, flu burung, dan yang paling baru MERS coronavirus, bisa saja penyakit baru lainny bakal merebak di masa datang. "Ancaman dari pandemi secara global itu sangat nyata!" ucap salah seorang ahli biologi, Joseph Miller.

Jamur

Ancaman kematian akibat jamur ini bahkan lebih berbahaya dibandingkan ancaman bakteri penyakit. "Kami sudah menemukan binatang amfibi mati karena penyakit jamur yang memiliki pengaruh sangat buruk," kata seorang ilmuwan dari Universitas California. Demikian pula dengan jamur pembunuh manusia, akan sama mematikannya.

Robot Pembunuh

Memang terdengar sangat fiksional dan amat konyol. Tapi para ilmuwan meyakini robot buatan manusia di masa datang malah akan berbalik menghabiskan umat manusia. Seperti skenario di film-film fiksi ilmiah memang. Para ahli komputer memiliki anggapan bahwan kecerdasan buatan atau Artificial Intellegence (AI) dapat menyamai atau bahkan melebihi kecerdasan manusia itu waktunya tidak lama lagi. AMR

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini