Metaverse Cerminan Diri di Dunia Maya

Tim Litbang MPI, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 57 2524452 metaverse-cerminan-diri-di-dunia-maya-MUfkp8AiGN.jpg Metaverse (Foto: Railly news)

METAVERSE sudah menjadi perhatian publik saat ini. Apalagi sejak Mark Zuckerberg mengubah nama Facebook menjadi Meta untuk mengenalkan dunia Metaverse.

Direktur Utama Shinta VR Andres Rizky mengungkapkan, pengembangan Metaverse menandai kemajuan teknologi internet. Di mana nantinya memudahkan semua orang beraktifitas dalam satu tempat, mulai dari belajar, olahraga, rapat, hingga bermain game.

 Metaverse

Karena itulah sejak 2016 lalu, pihaknya telah mengembangkan teknologi ini. Beberapa ujicoba menggunakan avatar yang tak lain cerminan diri di dunia maya telah dilakukan.

Sekalipun saat ini penggunaan Metaverse dilakukan meggunakan kacamata VR. Namun Andres menyakini kedepannya Metaverse sendiri bisa digunakan hanya melalui smartphone. Dengan demikian, Andres menyakini Metaverse tidak akan lagi menjadi ekslusif dan dapat konsumsi semua pihak.

"Jadi nanti tak perlu kacamata VR, cukup melalui ponsel saja," kata Andres.

Dalam presentasinya melalui konfersi tahunan Facebook Connect, Mark mempresentasikan Metaverse sebagai hologram dirinya, mulai dari wajah hingga pakaian yang digunakannya. Mark sendiri kala itu mencoba bermain pedang anggar melawan hologram dirinya.

Selain itu, ia juga kemudian mempresentasikan avatar karakter dirinya yang tengah mengikuti rapat. Dalam avatar itu, penggunaan metaverse bisa dilakukan dengan menggunakan kacamata Virtual Reality (VR) dan konsole penggerak layaknya joystick.

Terdapat pula beberapa orang yang kemudian hadir dalam rapat secara virtual itu. Beberapa diantaranya berinteraksi secara sosial dan mempresentasikan hal hal dalam rapat.

Mark sendiri mengungkapkan Metaverse sebenarnya cocok digunakan di masa pandemi Covid-19 dimana pembatasan sosial diberlakukan demi mengurangi penyebaran virus. Dilain sisi dengan pembatasan itu aktifitas masyarakat tak terbatas karena dilakukan secara hologram.

Termasuk menikmati konser virtual. Penikmat Metaverse dapat menyaksikan langsung idola mereka dalam bermusik tanpa harus takut berdesak desak dan bersentuhan dengan penonton lain.

Sebab melalui kacamata VR kita memungkin untuk melihatnya langsung secara 360 derajat dengan latar belakang konser itu sendiri. Sehingga dipastikan dengan perangkat menarik susana konser tetap terlihat menarik.

 Baca juga: Selain Facebook, Perusahaan Raksasa Teknologi Ini Ikut Kembangkan Metaverse

Dalam metaverse sendiri sebenarnya bisa terlihat dalam game permainan peran (RPG). Hanya saja sejauh ini konsole game menggunakan perangkat joystick dan mouse serta keyboard.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini