Share

Jepang Luncurkan Satelit Kayu Pertama di Dunia pada 2023, Keren!

Antara, Jurnalis · Minggu 02 Januari 2022 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 56 2526167 jepang-luncurkan-satelit-kayu-pertama-di-dunia-pada-2023-keren-a1F0t8TOiE.jpeg Foto ilustrasi satelit kayu (Foto: Arunachal24)

JEPANG sedang menyiapkan satelit kayu yang akan diluncurkan pada tahun 2023. Hal ini merupakan satelit kayu pertama di dunia yang siap diluncurkan ke antariksa.

Dikutip dari Antara, tim pengembangan negara itu bertujuan untuk memanfaatkan keramahan lingkungan dan biaya kayu yang rendah dalam pengembangan ruang angkasa. Sebuah satelit yang bagian luarnya terbuat dari kayu akan terbakar saat memasuki kembali atmosfer bumi setelah akhir operasi sehingga mengurangi beban lingkungan, menurut tim yang terdiri dari Universitas Kyoto dan Sumitomo Forestry Co.

Selain itu, pembuatannya akan lebih murah daripada menggunakan aluminium, bahan utama saat ini untuk satelit. Oleh karena gelombang elektromagnetik dapat menembus kayu, satelit dapat berisi antena di dalamnya.

Satelit Kayu Jepang

Satelit yang direncanakan tersebut akan berbentuk kubus dengan sisi 10 sentimeter. Bagian luarnya akan dilapisi kayu dan sel surya, serta di dalamnya akan ada substrat elektronik.

Baca Juga : Pengembangan Satelit Nano Buatan Anak Bangsa Terus Didorong

Universitas yang dikelola negara di Jepang barat dan perusahaan produk kayu yang berbasis di Tokyo akan menguji ketahanan kayu di luar angkasa, mungkin mulai Februari, menggunakan peralatan eksperimental ekstravehicular dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Baca Juga : Satelit China Mampu Memotret Wilayah Amerika Hanya dalam Hitungan Detik

Tim yang dipimpin oleh astronot Japan Aerospace Exploration Agency Takao Doi, berencana untuk memasang lapisan kayu dengan kekerasan yang bervariasi, yang diambil dari beberapa jenis pohon.

Doi, seorang profesor khusus program di Universitas Kyoto, mengatakan jika rencana itu berhasil, itu akan mengarah pada "memungkinkan bahkan anak-anak yang tertarik pada ruang angkasa untuk membuat satelit."

Doi menjadi astronot Jepang pertama yang mengambil bagian dalam kegiatan ekstravehicular ketika dia menaiki Space Shuttle Columbia pada tahun 1997.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini