Cara Melakukan Detoks Media Sosial, Dicoba Yuk!

Danang Arradian, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 57 2527303 cara-melakukan-detoks-media-sosial-dicoba-yuk-QfxVaQHiH1.jpg Enaknya hidup tanpa media sosial (Foto: Hostelworld)

BANYAK orang kecanduan media sosial. Oleh karena itu penting untuk melakukan detoks media sosial.

Apalagi kecanduan medsos membuat orang jadi tidak produktif, stres, dan mengalami gangguan kesehatan mental, juga susah tidur.

Detoks media sosial dilakukan dengan cara membatasi diri berinteraksi melalui media sosialnya. Contohnya dengan mulai mengurangi atau bahkan berhenti sepenuhnya membuka akun media sosialnya.

 enaknya hidup tanpa media sosial

Nah, berikut cara melakukan detoks media sosial secara maksimal. Apa saja?

1. Tentukan durasi waktu untuk melakukan detoks media sosial, misalnya beberapa bulan. Nah, dalam jangka waktu itu pengguna berusaha untuk tidak membuka medsos.

2. Hapus aplikasi media sosial dari ponsel atau gadget selama melakukan detoks sosmed. Sehingga tidak tergoda untuk membuka Instagram, Facebook, TikTok, dan Twitter.

3. Lakukan berbagai kegiatan positif untuk mengisi waktu tanpa media sosial, seperti berolahraga, membaca buku, berlibur, meditasi, hangout bersama teman-teman real!

4. Tulis pengalaman dan perubahan apa yang dirasakan selama melakukan detoks media sosial. Ini bisa menjadi catatan perubahan apa saja yang terjadi. Apakah kamu lebih bahagia?

5. Kendati memang tidak mudah untuk melakukan detoks media sosial, usahakanlah untuk tetap konsisten dalam melakukannya.

6. Apabila merasa kesulitan untuk melakukan detoks sosmed dan penggunaan media sosial sudah mulai menimbulkan dampak negatif pada kondisi psikis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Seorang netizen, Bahariansyah mengatakan, ia senang melakukan detoks media sosial. Tanpa media sosial ia merasa pikirannya lebih tenang.

 Baca juga: Pantau Medos, Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Diduga Gangster di Tangerang

"Saya malah senang tanpa media sosial, karena tak usah memikirkan hal yang tak perlu. Selain itu saya lebih fokus dengan hidup saya sendiri," ujarnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini