Share

Cerita Haru di Balik Robot Avatar Jadi Murid dan Pergi ke Sekolah Setiap Hari

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 57 2532636 cerita-haru-di-balik-robot-avatar-jadi-murid-dan-pergi-ke-sekolah-setiap-hari-IAUqkirwLh.jpg Murid robot avatar di Jerman. (Foto: Reuters/Antara)

PERNAHKAH terpikirkan memiliki teman robot saat belajar di sekolah? Ya, inilah yang dialami murid-murid di Sekolah Pusteblume-Grundschule di Kota Berlin, Jerman. Setiap hari kini ada sebuah robot avatar yang datang ke sekolah dan mengikuti pelajaran layaknya murid lain.

Robot itu bukan sembarang robot, melainkan robot yang mewakili kedatangan seorang siswa bernama Joshua Matinangeli (7). Seperti dilaporkan Reuters, Joshua memiliki keterbatasan fisik, sehingga tidak mampu bergerak bebas, apalagi harus datang langsung ke sekolah.

Baca juga: Sains dan Alquran: Pentingnya Jaga Kebersihan Mulut agar Terhindar dari Mikroba Jahat 

Joshua murid di Jerman yang sedang sakit digantikan robot avatar untuk pergi ke sekolah. (Foto: Reuters)

Kehadiran robot yang disebut dengan robot avatar itu menggantikan badan fisik Joshua untuk mengalami pengalaman berinteraksi dengan rekan sebayanya. Inovasi tersebut memungkinkan Joshua bisa mengobrol dan merasakan pengalaman bermain di sekolah meski sebenarnya berada di rumah.

"Anak-anak berbicara dengannya, tertawa bersamanya, dan kadang-kadang bahkan mengobrol dengannya selama pelajaran. Joshi juga bisa melakukannya dengan baik," kata Kepala Sekolah Pusteblume-Grundschule Ute Winterberg.

Baca juga: Pecahkan Rekor YouTube, Video Baby Shark Ditonton 10 Miliar Kali 

Joshua mengalami keterbatasan fisik karena harus memakai selang di leher akibat penyakit paru- paru yang parah. Kondisi itu membuatnya tidak bisa dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Kehadiran robot di dalam kelas membuat Joshua bisa merasakan kondisi nyata bersekolah dengan interaksi sosial teman sebaya.

Joshua bisa mengirim sinyal dengan membuat robotnya berkedip untuk memulai interaksi dengan teman-temannya. Beruntung cara tersebut membantu Joshua bisa akrab dengan teman- temannya.

"Saya menyukainya. Saya juga suka robot avatarnya," ucap salah seorang siswa bernama Noah Kuessner, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: NFT Dinilai Sebagai Alternatif Baru Berkarya di Ruang Digital 

Noah juga menjadi teman Joshua yang sering mengobrol dan bermain dengan avatar yang mewakili Joshua saat di kelas. Meski demikian, kehadiran Joshua secara langsung di kelasnya tetap dinanti.

"Saya akan lebih suka lagi jika Joshi benar-benar bisa datang ke sekolah," kata teman sekelas lainnya bernama Beritan Aslanglu.

Baca juga: YouTube Sedang Uji Coba Fitur Baru untuk Android 

Kehadiran robot yang mewakili Joshua itu sebenarnya merupakan inisiatif dari Dewan Lokal di Distrik Berlin dan akhirnya memunculkan proyek robot avatar.

"Kami adalah satu-satunya distrik di Berlin yang telah membeli empat robot avatar untuk anak- anak bisa bersekolah secara langsung. Hal ini terjadi karena covid-19, tetapi saya pikir ini akan menjadi masa depan yang jauh melampaui pandemi," kata Dewan Pendidikan Distrik Berlin Torsten Kuehne.

Melalui inovasi itu diharapkan anak- anak yang memiliki keterbatasan dan tidak dapat keluar rumah kini bisa merasakan pengalaman masa kecil berinteraksi dengan teman- teman sebayanya.

Baca juga: Pemuda Indonesia Ghozali Ghozalu Sukses Jual NFT Foto Selfie, Chef Arnold Ikutan Beli 

Baca juga: Drone Berawak Pertama di Eropa Sukses Terbang ke Langit 

Anak- anak itu juga diharapkan bisa memiliki pengalaman manis yang tidak terlupakan dengan bantuan robot avatar.

"Karena berbagai alasan, seringkali ada anak yang tidak dapat pergi ke kelas secara langsung. Robot avatar ini dapat memberikan anak itu kesempatan untuk tetap menjadi bagian dari komunitas sekolah," pungkas Kuehne.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini