Share

Mengenal Mimas, Bulan Saturnus yang Sudah Mati

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Sabtu 22 Januari 2022 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 56 2536058 mengenal-mimas-bulan-saturnus-yang-sudah-mati-UwAqyG57ON.jpg Mimas (The verge)

SELAMA misi untuk menemukan apakah bulan Saturnus, Mimas, mati secara geologis, para peneliti malah menemukan sesuatu yang jauh lebih mengejutkan.

Tim ilmuwan menemukan bukti kuat dari lautan bawah tanah yang terkubur di bawah permukaan bulan yang lebih mirip Death Star.

Mimas, kata para peneliti, mungkin merupakan dunia lautan 'siluman', sebuah temuan yang jika diverifikasi benar dan akan semakin memperluas jumlah tempat yang berpotensi layak huni.

 saturnus

Bulan es dengan bukti lautan bawah permukaan mendapat banyak perhatian dari para ilmuwan akhir-akhir ini.

Dua kasus paling terkenal di tata surya adalah Enceladus Saturnus dan Europa Jupiter. Keduanya dianggap sebagai tempat utama untuk mencari kehidupan alien.

Enceladus, khususnya, tampak memiliki sebagian besar bahan yang dibutuhkan untuk menopang kehidupan air lautnya yang memuntahkan geyser di dekat Kutub Selatan bulan.

Tapi sementara permukaan Europa dan Enceladus menunjukkan tanda-tanda aktivitas geologis, sumber panas internal yang memungkinkan adanya air cair .

Sedangkan permukaan Mimas, sangat berkawah yang membuat ilmuwan Southwest Research Institute (SwRI), Alyssa Rhoden menduga itu hanya balok es yang beku.

Namun, Rhoden sekarang berpikir penampilan seperti kawah Mimas mungkin saja menyembunyikan lautan.

Dalam penelitian yang diterbitkan awal bulan ini di jurnal Icarus, Rhoden dan rekannya Matthew Walker dari Planetary Science Institute di Tucson, Arizona, menunjukkan bahwa ada goyangan kecil, atau "librasi" di orbit bulan yang terdeteksi oleh pesawat luar angkasa Cassini NASA.

Dapat dijelaskan, bahwa ada interaksi dengan Saturnus yang menghasilkan panas yang cukup mempertahankan lautan di bawah cangkang es yang tebal.

Sebuah model yang dikembangkan oleh tim menunjukkan cangkang es memiliki ketebalan 14 hingga 20 mil.

"Temuan yang menunjukkan Mimas adalah target yang menarik untuk penyelidikan lebih lanjut," nata Rhoden.

 Baca juga: Molekul Aneh Reaktif Ditemukan di Satelit Terbesar Saturnus

Hal tersebut dapat membuat ilmuwan mempelajari potensi bulan untuk mendukung lautan. Dan dapat membantu para peneliti memahami prevalensi bulan lautan di lokasi yang lebih jauh dan kurang dieksplorasi, seperti Uranus.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini