Share

Alquran dan Sains, Waspada Gunung Api Dasar Laut Lebih Aktif ketimbang Daratan

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 23 Januari 2022 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 56 2536416 alquran-dan-sains-waspada-gunung-api-dasar-laut-lebih-aktif-ketimbang-daratan-OW5dofo2Bu.jpg Penjelasan gunung vulkanik tersebar di dasar lautan (foto: Doug Perrine)

JAKARTA – Ada fenomena menarik yang yang terjadi di alam, tepatnya di dasar lautan di Bumi. Api-api tersebut keluar secara alami karena letusan-letusan gunung api bawah laut.

Asal mula ditemukannya api dalam laut ini dijelaskan dalam buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’. Dijelaskan bahwa setelah Perang Dunia II, para ilmuwan menjelajahi samudera dan lautan mencari bahan-bahan mineral yang cadangannya hampir habis.

Baca Juga: Fenomena Api Muncul dari Dasar Lautan, Begini Penjelasannya

Mereka terkejut menemukan bahwa banyak pegunungan vulkanik terbentang di seluruh lautan sepanjang ribuan kilometer yang mereka sebut sebagai pegunungan bawah laut.

Dengan mempelajari bentangan pegunungan bawah laut, jelas bahwa gunung-gunung tersebut terbentuk akibat dari letusan-letusan dahsyat gunung berapi.

Baca Juga: Fenomena Langka di Gurun Sahara, Suhu Minus 2 Derajat dan Turun Salju

Pada kedalaman satu mil di bawah laut, lahar letusan gunung api bisa meleleh keluar dan memanas hingga menyemburkan abu-abu vulkanik. Fenomena ini bisa terjadi di seluruh lautan.

Gunung-gunung api di dasar samudera jumlahnya lebih banyak dan lebih aktif dibandingkan dengan gunung-gunung api di atas daratan. Gunung api tersebut terbentang di sepanjang dasar samudra.

Sebelum manusia menemukan fakta ini dan menemukan teknologi canggih untuk observasi bawah laut, Alquran telah menjelaskan fenomena sains tersebut.

"1. Demi bukit (Sinai), 2. dan kitab yang ditulis, 3. pada lembaran terbuka, 4. demi Baitul Ma'mur (Kakbah), 5. demi atap yang ditinggikan (langit), (6) dan laut yang di dalam dasarnya ada api,” bunyi Surat At-Tur ayat 1-6.

Fakta bahwa terdapat api di dalam laut telah disebutkan dalam Alquran sejak 14 abad lalu, jauh sebelum manusia menciptakan teknologi canggih untuk pengamatan atau penelitian di dasar laut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini