Share

Arab Saudi Mulai Keranjingan Bisnis Game eSports, Pertanda Tak Lagi Bergantung Minyak?

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 02 Februari 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 326 2541469 arab-saudi-mulai-keranjingan-bisnis-game-esports-pertanda-tak-lagi-bergantung-minyak-yYogvKLH1w.jpg Arab Saudi mulai keranjingan bisnis game eSports (Foto: ESL Faceit Group)

JAKARTA - Dua perusahaan terbesar dunia di bidang eSports, ESL dan FACEIT, resmi menjadi milik Arab Saudi. Keduanya, dibeli oleh Savvy Gaming Group, perusahaan yang dibuat dan didanai oleh Pemerintah setempat.

Diolah dari GameRant, Rabu (2/2/2022), dana yang digelontorkan Arab Saudi untuk membeli ESL dan FACEIT dilaporkan mencapai 1,5 miliar dolar AS.

Diketahui, ELS merupakan salah satu perusahaan eSports tertua yang didirikan di Jerman pada 2000 lalu. Perusahaan ini, memproduksi beberapa event eSports terbesar, seperti IEM Katowice dan DreamHack.

Sementara FACEIT adalah platform yang menyelenggarakan dan mengelola turnamen eSports untuk Counter Strike: Global Offensive (CS:GO), League of Legends (LoL), hingga DOTA 2.

Di bawah Savvy Gaming Group, kedua perusahaan akan disatukan dengan nama baru, yaitu ESL Faceit Group.

CEO kedua perusahaan saat ini, Craig Levine (ESL) dan Niccolo Maisto (FACEIT) akan mengadopsi peran co-CEO setelah proses pembelian selesai.

Langkah Savvy Gaming Group mengakuisisi dua entitas eSports terbesar ini, dipandang sebagai upaya Arab Saudi untuk lebih mendiversifikasi daya tarik negara di pasar yang berbeda.

Alasannya, dikatakan agar tidak terlalu bergantung pada ekspor minyak negara tersebut sebagai satu-satunya penggerak ekonominya.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini