Share

Wishnutama Prediksi Metaverse Akan Kuasai Digital, Pemerintah Harus Segera Buat Peraturan

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Minggu 06 Februari 2022 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 06 54 2543075 wishnutama-prediksi-metaverse-akan-kuasai-digital-pemerintah-harus-segera-buat-peraturan-Y2cVyjxyD1.jpg Wishnutama prediksi Metaverse akan kuasai dunia digital (Foto: @wishnutama/Instagram)

PENGAMAT teknologi Wishnutama Kusubandio memprediksi dunia digital akan berkembang ke arah era metaverse. Berbeda dengan platform lain, metaverse berbasis Web 3.0. ini akan menghadirkan jaringan dunia dalam wujud virtual tiga dimensi, menyerupai kehidupan nyata manusia.

Melihat kondisi itu, Wishnutama mengimbau pemerintah agar segera mengantisipasinya sebelum terlambat. Pasalnya, kedaulatan sebuah negara akan berhadapan dengan metaverse secara serius kedepannya.

Wishnutama

"Prediksi saya peran pemerintah pusat terhadap kehidupan masyarakat khususnya masyarakat digital sangat berpotensi tidak relevan lagi jika tidak diantisipasi dari sekarang. Tantangan ke depan nanti, kedaulatan sebuah negara," kata Wishnutama saat dihubungi MNC Portal Indonesia pada Minggu (6/2/2022).

BACA JUGA : Heboh Pelecehan Seksual di Metaverse, Ini Kata Wishnutama

Bukan tanpa alasan, Wishnutama menjelaskan bahwa metaverse memiliki ekosistem serta peraturan tersendiri, seperti kehidupan nyata. Oleh karena itu, pemerintah harus segera menetapkan peraturannya jika suatu saat terjadi kejahatan di metaverse.

"Permasalahannya sekarang masih ada aturan negara, aturan hukum. Nanti pemerintah dan hukum negara manapun juga akan memiliki tantangan tersendiri dalam menangani kejahatan di metaverse. Mereka juga kan punya sistem bernegaranya sendiri," terang Wishnutama.

BACA JUGA : Pemerkosaan di Horizon Venues, Prabu Revolusi: Belum ada Aturan di Dunia Metaverse

Misalnya saja kejahatan pencemaran nama baik di metaverse, pemerintah harus menetapkan hukum mana yang berlaku dan kepada siapa para pengguna metaverse bisa membuat laporan. Dikatakan, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

"Sebagai contoh, kita mengalami pencemaran nama baik di metaverse, hukum mana yang akan dipakai. Apa kita bisa melapor bareskrim untuk menyelidiki kasus di metaverse, ini kan tantangan tersendiri," tuturnya.

Menurut Wishnutama, sebenarnya metaverse ini hampir sama dengan google yang memiliki segudang manfaat. Kendati demikian, tak bisa dihindari pula dampak negatif pun bisa saja terjadi, semua tergantung penggunanya. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta memilih platform metaverse dengan sistem Know Your Customer (KYC) yang jelas agar tetap aman.

"Saran saya kalau mau masuk ke metaverse masuklah ke platform yang KYCnya jelas. Jangan juga kita mau ketipu juga, ya yang paling sederhana itu si," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini