Share

Lokomotif Listrik Berbasis Baterai Telah Hadir, Setelah Lebih dari 1 Abad Bermesin Diesel

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 07 Februari 2022 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 56 2543674 lokomotif-listrik-berbasis-baterai-telah-hadir-setelah-lebih-dari-1-abad-bermesin-diesel-6L65gCifwv.jpg Lokomotif listrik berbasis baterai telah hadir (Foto: Wabtec)

JAKARTA - Pemanfaatan tenaga listrik berbasis baterai hal biasa untuk mobil atau truk, teknologi ini juga sedang diuji untuk pesawat, helokopter, dan kapal kontainer.

Dilansir dari Ars Technica, Senin (7/2/2022), kini telah hadir lokomotif listrik berbasis baterai, setelah lebih dari 1 abad digerakkan oleh generator berbahan bakar diesel.

Pekan lalu, Union Pacific Railroad setuju untuk membeli 20 lokomotif angkut baterai-listrik dari Wabtec dan Progress Rail. Kesepakatan itu, mendapat pujian dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Transaksinya sendiri, bernilai lebih dari 100 juta dolar AS. Lokomotif baterai-listrik awalnya akan digunakan untuk menyortir gerbong kereta di halaman rel di California dan Nebraska, sekarang sudah mulai bergulir di trek California.

Sebagai bagian dari demonstrasi dengan Pacific Harbour Line, Progress Rail, sebuah perusahaan Caterpillar, mulai mengoperasikan lokomotif baterai-listrik di pelabuhan Los Angeles dan Long Beach akhir 2021.

Di tahun yang sama, Wabtec menguji lokomotif FLXdrive untuk 18 perjalanan antara Barstow dan Stockton, California, dengan sumber pendanaan 22 juta dolar AS dari California Air Resources Board.

Dalam uji cobanya, Lokomotif baterai-listrik berada di antara dua lokomotif diesel tradisional, menarik beban hinga 215 ton.

CTO Wabtec, Eric Gebhardt mengatakan, kombinasi lokomotif baterai-listrik tersebut, menghemat rata-rata 11 persen bahan bakar dan emisi.

Disampaikan bahwa lokomotif baterai generasi berikutnya akan 3 kali lipat kapasitas penyimpanan energinya menjadi 7 megawatt-jam, hampir 100 kali lipat kapasitas Tesla Model 3.

Menurutnya, hal itu dapat mengurangi emisi hingga 30 persen. Beralih ke tenaga baterai-listrik akan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas udara lokal.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini