Share

40 Satelit Starlink SpaceX Hancur Akibat Gelombang Geomagnetik Badai Matahari

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Kamis 10 Februari 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 56 2545278 40-satelit-starlink-spacex-hancur-akibat-gelombang-geomagnetik-badai-matahari-Io9ftzeHd1.jpg 40 Satelit Starlink SpaceX hancur akibat gelombang geomagnetik (Foto: SCMP)

JAKARTA - 40 satelit Starlink yang diluncurkan SpaceX pada pekan lalu, kembali ke Bumi dan hancur di atmosfer, disebut akibat gelombang geomagnetik dari badai Matahari.

Disadur dari CNET, Kamis (10/2/2022), SpaceX secara total mengirimkan 49 satelit Starlink dengan roket Falcon 9 dari Kennedy Space Center dalam rangka menjalankan misi rutin perusahaan Elon Musk.

Sejauh ini, SpaceX telah meluncurkan lebih dari 2.000 satelit Starlink sejak 2018 dengan cita-cita ingin menghadirkan layanan internet berbasis satelit berkecepatan tinggi ke seluruh penjuru dunia.

Namun, pasca peluncuran satelit terakhir, badai geomagnetik menghantam atmosfer Bumi, ini disebabkan oleh badai Matahari yang memuntahkan suatu partikel dan berefek mengacaukan medan magnet planet serta mengganggu satelit. Efeknya bahkan sampai mengajauhkan jalur orbit.

Ha itulah yang menimpa 40 satelit Starlink dari SpaceX. Satelit-sateli tersebut keluar dari orbitnya lalu meluncur ke Bumi, menabrak atmosfer dan hancur.

SpaceX melaporkan, tidak ada partikel satelit yang masuk ke dalam Bumi, karena satelit dirancang untuk hancur secara keseluruhan ketika menabarak atmosfer Bumi.

Sementara itu, muncul kekhawatiran atas peningkatan peluncuran satelit Starlink ke orbit luar angkasa. Pada Januari lalu, para astronom di Zwicky Transient Facility menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa satelit Starlink telah menyebabkan goresan pada gambar teleskop dan masalahnya semakin meningkat .

Kemudian, pada 2 Februari kemarin, Persatuan Astronomi Internasional telah mengumumkan pembentukan badan baru, yakni Centre for the Protection of the Dark and Quiet Sky, guna mengurangi dampak negatif konstelasi satelit.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini