Share

Hari Tanpa Bayangan Bikin Cuaca Panas dan Telur Bisa Berdiri, Mitos atau Fakta?

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 56 2551249 hari-tanpa-bayangan-bikin-cuaca-panas-dan-telur-bisa-berdiri-mitos-atau-fakta-2ffu3plOLp.jpg Hari tanpa bayangan bikin cuaca panas dan telur bisa berdiri, mitos atau fakta? (Foto: Reuters/Hakeem Maarof)

JAKARTA - Fenomena hari tanpa bayangan sering dikaitkan dengan narasi bikn cuaca panas dan telur bisa berdiri, sebenarnya mitos atau fakta?

Peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangeran mengatakan, ketika hari tanpa bayangan terjadi, sinar Matahari tegak lurus dengan permukaan Bumi.

"Intensitas penyinaran/radiasi Matahari akan maksimum. Namun, tidak memengaruhi kenaikan suhu ketika tengah hari bagi wilayah yang mengalami hari tanpa bayangan," kata Andi, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (22/2/2022).

Hal ini, ujar Andi, dikarenakan kenaikan suhu tidak hanya dipengaruhi oleh sudut penyinaran, melainkan juga dipengaruhi oleh tutupan awan, kadar kelembaban dan jumlah bibit awan hujan.

Dia menyatakan, semakin kecil tutupan awan, kadar kelembaban, dan bibit awan hujan di wilayah tersebut, maka suhu permukaan Bumi akan maksimum ketika tengah hari.

"Selain itu, jarak Bumi-Matahari juga sedikit berperan dalam kenaikan dan penurunan suhu rata-rata meski cuma 2,4 derajat celcius," tutur dia.

Selain mitos meningkatnya suhu ketika hari tanpa bayangan, ada juga salah kaprah mengenai telur bisa berdiri tegak saat fenomena ini tejadi..

Andi menjelaskan, secara fisis gaya pasang surut/kuncian yang diakibatkan oleh Matahari memang bernilai maksimum ketika hari tanpa bayangan berlangsung.

Sementara itu, sambung Andi, bagian di dalam cangkang telur seperti kuning telur dan putih telur tersusun dari larutan suspensi yang merupakan campuran antara air dan protein.

"Akan tetapi, gaya pasang surut hanya memengaruhi secara signifikan terhadap zat cair yang bermassa cukup besar layaknya samudera di permukaan Bumi, sekitar 1,35 kuintiliun ton," terangnya.

Sehingga, papar dia, gaya pasang surut yang dialami telur tidak dialami secara signifikan. Menegakkan telur sebenarnya dapat dilakukan kapa saja tanpa harus menunggu hari tanpa bayangan.

"Selama permukaan yang digunakan untuk menegakkan telur terdapat sedikit cekungan kecil sehingga dapat menopang ujung telur," tegas dia.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini