Share

NASA Ungkap Terjadinya Mukjizat Nabi Muhammad Bulan Pernah Terbelah Dua, Ini Faktanya

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 56 2555450 ilmuwan-nasa-ungkap-terjadinya-mukjizat-nabi-muhammad-bulan-pernah-terbelah-dua-ini-faktanya-II3pHOdhvb.jpg Ilmuwan NASA ungkap terjadinya mukjizat Nabi Muhammad Bulan pernah terbelah dua (Foto: Shafaqna)

JAKARTA - Bulan adalah satelit satu-satunya yang dimiliki oleh Bumi, dan merupakan yang terbesar kelima dalam tata surya. Baik Alquran atau sains, ternyata mengungkapkan ia pernah terbelah.

Dirangkum dari berbagai sumber, berdasarkan penelitian modern yang dilakukan NASA, didapati bahwa Bulan bukanlah objek mati. Para peneliti menggunakan Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) untuk mengamai Bulan.

Tom Watters, ilmuwan dari Smithsonian National Air and Space Museum mengatakan, ada patahan pada Bulan yang dinamakan Lobate Scarp. Patahan ini, diyakini terjadi akibat material kerak Bulan yang saling mendorong sehingga terjadi retakan.

"Jadi, itu mengindikasikan bahwa sesuatu menyebabkan Bulan mengalami pengerutan atau penyusutan," jelas Tom.

Kemudian, peneliti mencoba mengetahui kapan terjadinya patahan tersebut. Tom memperkirakan patahan itu mungkin terjadi dalam waktu kurang dari miliaran tahun lalu, bahkan mungkin kurang dari ratusan juta tahun lalu.

Munculnya fenomena patahan atau tanda yang terlihat Bulan pernah terbelah itu disebutkan dalam salah satu ayat di kitab suci Alquran sekira 1.400 tahun Lalu. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Al Qamar Ayat 1:

اِقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ

"Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah." (QS Al Qamar: 1).

Terbelahnya bulan juga merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam sebagai bukti kenabian di hadapan orang-orang musyrik.

وَاِنْ يَّرَوْا اٰيَةً يُّعْرِضُوْا وَيَقُوْلُوْا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ

وَكَذَّبُوْا وَاتَّبَعُوْٓا اَهْوَاۤءَهُمْ وَكُلُّ اَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ

"Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: '(Ini adalah) sihir yang terus-menerus. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya'." (QS Al Qamar: 2–3).

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini