Share

Ngeri! Anonymous Bajak Siaran TV Rusia, Tampilkan Pesan Hentikan Perang di Ukraina

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 08 Maret 2022 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 54 2558274 ngeri-anonymous-bajak-siaran-tv-rusia-tampilkan-pesan-hentikan-perang-di-ukraina-Rw8Hw8tYbP.jpg Ngeri! Anonymous bajak siaran TV Rusia, tampilkan pesan hentikan perang di Ukraina (Foto: Metro)

JAKARTA - Anonymous mengklaim telah meretas saluran berita TV Rusia dan layanan streaming di sana, mereka menyiarkan cuplikan perang di Ukraina dan mendesak hentikan peperangan.

Dilansir dari LADbible, Selasa (8/3/2022), kelompok peretas kenamaan ini sebelumnya telah mendeklarasikan perang siber melawan pemerintah Vladimir Putin setelah invasi ke Ukraina.

Kini, para hacker Anonymous mengatakan bahwa mereka terlibat dalam 'operasi Anonim terbesar yang pernah ada' setelah meretas ke berbagai saluran berita Rusia termasuk Moskow 24 dan Rusia 24, serta situs streaming untuk berbagi cuplikan perang.

“Anonymous meretas layanan streaming Rusia, Wink dan Ivi (seperti Netflix) dan saluran TV Russia 24, Channel One, Moscow 24 untuk menyiarkan cuplikan perang dari Ukraina,” tulis akun @YourAnonNews di Twitter.

Di akhir klip, sebuah pesan ditampilkan dan mendesak Rusia untuk menghentikan invasi ke Ukraina.

Bulan lalu, Anonymous merilis peringatan mengerikan kepada Putin, mengatakan kepadanya 'rahasianya mungkin tidak lagi aman'.

Dalam klip tersebut, yang secara langsung ditujukan kepada Putin, seorang tokoh bertopeng menyampaikan sebuah pesan.

“Tuan Putin, invasi yang sedang berlangsung di Ukraina telah menunjukkan bahwa rezim Anda tidak menghormati hak asasi manusia atau penentuan nasib sendiri tetangga Anda," ujarnya

“Dalam beberapa hari terakhir invasi skala penuh telah dimulai, warga sipil telah dibom dan orang-orang yang tidak bersalah telah terbunuh," tandas dia.

“Pengungsi melarikan diri dari kekerasan dan penduduk dipaksa wajib militer oleh pejabat Ukraina. Ini adalah situasi yang buruk di sekitar tetapi Anda adalah penghasutnya," paparnya.

Sementara itu, Anonymous juga mengancam serangan dunia maya yang belum pernah terjadi sebelumnya dari seluruh penjuru dunia.

“Anggota Anonymous telah mendeklarasikan perang siber melawan rezim agresif Anda, dengan banyak situs web pemerintah menjadi offline dalam beberapa hari terakhir," ucap Anonymous.

“Namun, beberapa situs web yang rusak hanyalah permulaan. Segera Anda akan merasakan murka kepada para peretas dunia, banyak dari mereka kemungkinan besar akan tinggal di negara asal Anda," ungkap mereka.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini