Share

Kapal Penjelajah Legendaris Endurance Ditemukan Setelah Ratusan Tahun Hilang

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 11 Maret 2022 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 56 2559676 kapal-penjelajah-legendaris-endurance-ditemukan-setelah-ratusan-tahun-hilang-c71bNkOrrF.jpg Kapal penjelajah legendaris Edurance ditemukan setelah ratusan tahun hilang (Foto: Explorersweb)

JAKARTA - Bangkai kapal penjelajah kutub legendaris milik Ernest Shackleton, Endurance, berhasil ditemukan. Kondisinya, tampak terpelihara dengan baik di kedalaman sekitar 3.048 meter.

Diolah dari Kob4, Jumat (11/3/2022), Endurance ditemukan setelah satu abad lebih ditelan oleh es Antartika dalam sebuah berekspedisi yang terkenal menjadi salah satu penjelajahan paling heroik.

Sejumlah tim arkeolog kelautan, insinyur, dan ilmuwan lainnya menggunakan kapal pemecah es dan drone bawah air untuk menemukan bangkai kapal di dasar Laut Weddell, dekat Semenanjung Antartika.

Tim ekspedisi pencarian Endurance22 ini, dilakukan oleh The Falklands Maritime Heritage Trust, mereka mengumumkan penemuan kapal tersebut pada hari Rabu (9/3) kemarin.

Gambar dan video bangkai kapal menunjukkan kapal kayu bertiang tiga dalam kondisi bersih, dengan tulisan berwarna emas bertuliskan "Endurance" masih menempel di buritan.

Sementara itu, kemudi kayu kapal yang dipernis masih berdiri tegak, seolah-olah kapten dapat kembali untuk mengarahkannya.

"Ini adalah kapal karam kayu terbaik yang pernah saya lihat," kata Direktur Eksplorasi kapal itu, Mensun Bound.

Bound mencatat, bangkai kapal itu masih tegak di dasar laut dan dalam dalam kondisi pelestarian yang luar biasa.

Sejarawan Maritim Steven Schwankert, yang tidak terlibat dalam ekspedisi ini berpendapat, ditemukannya Endurance merupakan "penemuan besar di salah satu lingkungan paling menantang di dunia."

Kombinasi perairan yang dalam dan gelap, tidak ada sinar Matahari yang menembus kedalaman, suhu dingin dan es laut telah menggagalkan upaya masa lalu untuk menemukan Endurance.

Kondisi tersebut, juga menjelaskan mengapa bangkai kapal dalam kondisi baik seperti sekarang.

"Dasar Laut Weddell adalah lingkungan yang sangat tidak ramah untuk hampir semua hal - terutama jenis bakteri, tungau, dan cacing pemakan kayu yang akan menikmati mengunyah bangkai kapal kayu," papar Schwankert.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini