Share

Instagram Kemenparekraf Hilang, Sandiaga Uno: Bukti Rentannya Keamanan Siber

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 10 Maret 2022 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 57 2559615 instagram-kemenparekraf-hilang-sandiaga-uno-bukti-rentannya-keamanan-siber-yUG3yV6zZn.jpg Instagram Kemenparekraf hilang, Sandiaga Uno: bukti rentannya keamanan siber (Foto: Instagram/@sandiuno)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi hilangnya akun Instagram resmi Kemenparekraf.

Menparekraf mengatakan, akun Instagram Kemenparekraf yang hilang itu telah diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak dikenal.

Peristiwa ini, bagi Sandiaga Uno menjadi bukti bahwa rentannya sistem kemanan siber Indonesia. Sehingga, akun resmi yang dikelola pemerintah pun ikut kebobolan dan diretas.

Terkait hal tersebut, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Instagram dan Meta atau Facebook.

"Ini sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan sekitar setahun terakhir, bahwa dalam sektor digitalisasi kita ini ada tiga hal yang betul-betul perlu menjadi fokus," terang Sandiaga dalam keterangan resminya yang MNC Portal terima, pada Kamis (10/3/2022).

Ketiga hal yang dimaksud, antara lain mengenai cyber security atau keamanan siber. Kedua adalah payments atau pembayaran, dan ketiga ialah mengenai fintech atau investasi dan pembiayaan melalui platform teknologi.

Menurut Sandiaga Uno, ketiganya harus segera disolusikan, mengingat besarnya pembobolan aktivitas siber menimbulkan biaya yang sangat besar.

Seperti diketahui, akun instagram Kemenparekraf diikuti lebih dari 800.000 orang. Sehingga, masyarakat akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai sejumlah kebijakan terkini.

"Bayangkan saja kalau ada sepasang suami istri atau keluarga yang ingin berlibur dan sedang ingin mengecek kebijakan terakhir mengenai penghapusan keharusan tes antigen untuk pelaku perjalanan dalam negeri," ujarnya.

"Dan dia tidak mendapatkan informasinya karena Instagram Kemenparekraf sedang diretas," tambahnya.

Oleh karena itu, dirinya kembali menekankan kepada jajarannya untuk memastikan keandalan dari pertahanan siber. Hal tersebut, karena tentunya juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi pelaku-pelaku Teknik Informatika (TI) di Indonesia.

Sandiaga pun menyerukan 'No Buzzer, But Create Anti Hacker', sembari melihat bagaimana talenta-talenta yang hebat dan dimiliki negara saat ini, memiliki kemampuan serta keahlian di bidang cyber security, sehingga tidak terulang lagi hal serupa.

"Apalagi dari eskalasi di Rusia dan Ukraina, tentunya kebijakan kita agar kita terlindungi dari potensi-potensi gangguan siber ke depan bisa kita hindari dan kita mitigasi," jelasnya.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini