Share

Hantaman Meteor Sebabkan Terbentuknya Kawah Greenland Seluas 31 Km

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 56 2561258 hantaman-meteor-sebabkan-terbentuknya-kawah-greenland-seluas-31-km-wFAmNuH6nJ.jpg Hantaman meteor sebabkan terbentuknya kawah Greenland seluas 31 Km (Foto: Syfy)

JAKARTA - Sejumlah ilmuwan mengungkapkan, kawah raksasa di Greenland dengan luas 31 Km, terbentuk akibat hantaman meteor berdiameter kurang lebih 2 Km.

Dikutip dari Daily Mail, Senin (14/3/2022), para ilmuwan juga berhasil menentukan usia kawah tumbukan dan gletser Hiawatha di wilayah Greenland, yang kemunculannya disebabkan oleh meteor tersebut.

Sebuah tim dari Institut GLOBE Universitas Kopenhagen dan Museum Sejarah Alam Denmark, menemukan pecahan batu meteor di bawah tanah, setelah membombardir butiran pasir dari lokasi tumbukan dengan sinar laser.

Akhirnya, mereka bisa menentukan jika kawah itu berusia lebih dari 58 juta tahun. Secara bersamaan, pecahan batu meteor dianalisis di Museum Sejarah Alam Swedia menggunakan penanggalan timbal uranium, dan menunjukkan usia kawah serupa.

“Sungguh luar biasa mengetahui usianya sekarang. Kami telah bekerja keras untuk menemukan cara menentukan penanggalan kawah sejak kami menemukannya tujuh tahun lalu,” ucap Profesor Nicolaj Krog Larsen dari Institut GLOBE di Universitas Kopenhagen.

“Sejak itu, kami telah melakukan beberapa kunjungan lapangan ke daerah tersebut untuk mengumpulkan sampel yang terkait dengan dampak Hiawatha,” tambah Profesor Krog Larsen.

Dijelaskan, ketika asteroid Hiawatha menghantam Northwest Greenland, daerah itu merupakan wilayah serba hijau yang ditutupi dengan hutan hujan dan satwa liar, serta memiliki suhu rata-rata sekitar 20 derajat celcius.

Setelah meteor menghujani wilayah yang secara administrasi masuk ke dalam pemerintahan otonomi Kerajaan Denmark itu, membuat kawah seluas 31 Km, cukup besar untuk menampung seluruh kota Washington DC.

Seiring waktu, kawah itu akhirnya terkubur ke dalam es hingga 1 Km dan membentuk Gletser Hiawatha, sebuah bongkahan es yang baru ditemukan oleh peneliti pada tahun 2015 lalu.

Penelitian baru itu, juga menemukan bahwa meteorit Hiawatha menghantam Bumi delapan juta tahun setelah asteroid Chicxulub dengan lebar sekitar 200 Km menghantam wilayah Meksiko saat ini, yang menyebabkan kepunahan dinosaurus di Bumi.

Tentu, penemuan ini sangat penting karena memungkinkan para ilmuwan untuk lebih memahami apa dampak meteorit terhadap tanaman, hewan, iklim lokal dan global.

“Menentukan usia baru kawah mengejutkan kita semua. Di masa depan, ini akan membantu kami menyelidiki kemungkinan efek dampaknya terhadap iklim selama periode penting dalam sejarah Bumi,” ujar Dr Gavin Kenny dari Museum Sejarah Alam Swedia.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini