Share

5 Ukuran Motherboard pada Komputer Beserta Kekurangan dan Kelebihannya

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 16 Maret 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 57 2562217 5-ukuran-motherboard-pada-komputer-beserta-kekurangan-dan-kelebihannya-FltiJUksNE.jpg 5 ukuran motherboard pada komputer beserta kekurangan dan kelebihannya (Foto: GamingScan)

JAKARTA - Ukuran motherboard pada komputer sangat bervariasi. Umumnya, orang awam mengira ukuran motherboard akan sama saja untuk semua merek.

Perlu diketahui, ukuran motherboard sangat berpengaruh terhadap kelengkapan fitur motherboard itu sendiri. Untuk itu, penting mengetahui ukuran dan jenisnya.

Lantas, apa saja ukuran dari motherboard beserta jenisnya? Dirangkum dari berbagai sumber, simak ulasan berikut ini.

Saat ini, terdapat sejumlah besar ukuran motherboard standar industri, masing-masing memiliki fitur, kelebihan, dan kekurangan yang serupa, antara lain:

1. ATX

ATX merupakan singkatan dari Advance Technology eXtended. Jenis motherboard satu ini merupakan jenis paling umum yang sering digunakan pada sebuah komputer. Motherboard ini memiliki ukuran penuh dengan tinggi 305mm dan lebar 244mm, atau 12 x 9,6 inci.

ATX dibuat untuk menjalankan semua jenis sistem. Dengan setidaknya 4 RAM DIMM, motherboard ini dapat mendukung memori dua atau empat saluran, memberikan kinerja yang lebih baik kepada pengguna dalam aplikasi tertentu melalui papan yang tidak mendukung jenis konfigurasi ini.

Biasanya, motherboard ini memiliki 7 slot ekspansi, memungkinkan untuk menjalankan hingga 4 GPU dengan Nvidia SLI atau AMD Crossfire jika casing dan catu dayanya cocok untuk memberi daya dan menampung sistem seperti itu.

Selain itu, sejumlah besar slot ekspansi memungkinkan pengguna untuk menginstal peningkatan kualitas hidup, seperti kartu jaringan yang lebih baik yang bahkan dapat mendukung Wifi, adaptor Bluetooth, kartu suara, hub USB, dan banyak lagi.

Jenis motherboard ini biasanya menyediakan ruang yang cukup bagi produsen untuk memasang heatsink besar, VRM yang rumit (modul pengatur tegangan, akan kami jelaskan nanti), IO belakang yang lebih besar, konektor header SATA dan USB yang lebih banyak, memberi Anda pengalaman yang lebih baik.

Motherboard jenis ini ditenagai oleh konektor 24-pin dengan konektor 6/8 pin untuk CPU, memungkinkan untuk menjalankan prosesor kelas atas, dan bahkan melakukan overclock prosesor pada motherboard yang tidak terkunci.

Kelebihan

- Miliki IO yang lengkap

- Banyak ruang untuk heatsink

- VRM yang bagus dibandingkan dengan papan yang lebih kecil

Kekurangan

- Tidak dapat masuk ke dalam kasus faktor bentuk yang ringkas

- Lebih mahal daripada motherboard m ATX dan mini-ITX

2. Extended ATX (EATX)

EATX atau Extended ATX merupakan jenis motherboard yang digunakan pada PC kelas atas. Motherboard ini sedikit lebih besar, berukuran 305x330mm (12 x 13 inci daripada 12 x 9,6) dengan memberi lebih banyak konektor. Motherboard jenis ini terkadang memiliki dukungan soket ganda, memungkinkan untuk menjalankan dua CPU menggunakan papan yang sama.

Kelebihan

- Beberapa mendukung soket ganda

- Beberapa memiliki RAM DIMM lebih banyak

- Lebih banyak konektor

Kekurangan

- Lebih sedikit produk di pasar

- Tidak bisa muat di beberapa casing PC

- Lebih mahal tanpa menambahkan nilai nyata

3. XL-ATX

Berbeda dengan ukuran motherboard unggulan lainnya, motherboard XL-ATX tidak mematuhi standar tinggi dan lebar. Papan XL-ATX sangat langka, dengan hanya segelintir produsen yang merilis format unik ini dalam dekade terakhir.

Seperti produk Extended ATX, selain memori DIMM yang lebih banyak (hingga 8) untuk membangun workstation yang kuat.

Dengan itu, motherboard XL-ATX perlahan menghilang dari pasar, jadi kecil kemungkinan untuk akan menggunakan format ini dalam waktu dekat.

Kelebihan

- Mendukung lebih banyak memori

Kekurangan

- Sangat langka

- Tidak bisa muat dalam banyak kasus

- Mahal karena usang dan jumlahnya sedikit

4. Micro ATX (mATX)

Motherboard mATX memiliki bentuk persegi, berukuran 244x244mm (9,6x9,6 inci). Motherboard ini biasanya memiliki antara 2-4 RAM DIMM yang sangat bagus jika ingin memiliki PC yang kuat dalam kasus kompak.

Motherboard jenis ini memiliki hingga 4 slot ekspansi, memungkinkan untuk menjalankan sistem dual-GPU dalam beberapa kasus. Produsen juga sering menyertakan fitur tambahan seperti Wifi built-in dengan jenis kartu ini. Dalam hal kualitas pembuatan, motherboard ini setara dengan jenis ATX kelas atas dengan harga yang sama.

Kelebihan

- Lebih kecil dari ATX tetapi mempertahankan sebagian besar fitur

- Kemampuan untuk memasukkan dalam kasus yang lebih kompak

Kekurangan

- Pengiriman daya rendah, tidak cocok untuk overclock tinggi

5. Mini-ITX

Motherboard Mini-ITX berukuran 170x170mm (6,7 × 6,7 inci) merupakan jenis motherboard terkecil yang masih dapat menjalankan komponen PC berukuran penuh. Sementara mATX masih dapat berfungsi di sebagian besar aspek seperti motherboard ATX, jenis ini lebih kompromi.

Hanya tersedia 2 RAM DIMM pada mini-ITX biasa, dengan satu slot ekspansi. Tanpa dukungan untuk konfigurasi multi-GPU dan tidak cukup daya untuk menjalankan prosesor kelas atas, karena sebagian besar ditenagai menggunakan konektor 4-pin.

Meskipun demikian, CPU lebih hemat daya dari sebelumnya, daripada papan yang lain. Motherboard ini juga menggunakan power supply khusus untuk Mini-ITX. Mini ITX ini hanya mendukung satu buah slot PCIe yang artinya hanya dapat dipakai hanya untuk sound dan kartu jaringan.

Kelebihan

- Faktor bentuk memungkinkan untuk membangun dalam berbagai kasus

- Sangat kompak

- Masih dapat menjalankan PC yang lengkap

Kekurangan

- IO terbatas

- Pengiriman daya tidak ideal untuk komponen kelas atas

Demikian 5 ukuran motherboard yang harus diketahui. Dengan ulasan di atas, semoga dapat membantu memahami ukuran motherboard agar tidak bingung saat berencana membelinya. Semoga bermanfaat!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini