Share

Kemenparekraf Yakin Dunia Metaverse Bisa Dikembangkan Anak Bangsa!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 57 2567010 kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa-S69Mv71HNh.jpg Kemenparekraf yakin dunia metaverse bisa dikembangkan anak bangsa (Foto: MNC Media)

JAKARTA - Dunia metaverse makin eksis sekarang ini. Sudah banyak pihak mengembangkan dunia digital tersebut dan anak bangsa dianggap bisa menguasai metaverse secara perlahan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bahkan menyediakan pelatihan dan pengembangan secara khusus bagi masyarakat yang tertarik dengan dunia metaverse tersebut.

"Kemenparekraf telah menyelenggarakan beberapa program terkait dengan tujuan tersebut, seperti Baparekraf Developer Day (BDD), Baparekraf Digital Talent (BDT), Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE), dan Baparekraf for Startup (Bekup)," terang Muhammad Niel El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Webinar MARCH FESTIVAL 2022 dengan tema 'YOUNGPRENEURSHIP: How To Be an Excellent Youngpreneur in Metaverse', Kamis (24/3/2022).

"Diadakannya program-program tersebut untuk meningkatkan jumlah entrepreneurship atau talenta digital dalam menyikapi era metaverse ini secara kuantitas maupun kualitas," tambahnya.

Secara global, dunia metaverse sudah banyak diisi oleh beberapa bidang industri. Niel menjelaskan, bidang-bidang tersebut sangat bisa dikembangkan oleh anak bangsa.

Bidang-bidang tersebut adalah musik dengan konsernya, TV, film, fashion, kosmetik, olahraga, pendidikan, art, otomotif, pariwisata, ritel, perkantoran, hingga perindustrian.

"Dan kini mulai banyak pemain lokal yang mengusung konsep metaverse ini, salah satunya adalah Archipelago yang merupakan suatu metaverse yang terinspirasi oleh warisan budaya Tanah Air," ungkap Niel.

Apa yang kini tengah dikembangkan di bidang dunia digital, kata Niel, sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya mengenai transformasi digital Indonesia menuju visi Indonesia 2045.

Pemerintah sendiri telah menyusun peta jalan Indonesia digital 2021-2024 yang diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pemanfaatan, serta pengembangan teknologi digital dan diharapkan terjadinya juga peningkatan PDB sebesar 1% serta digitalisasi UMKM sebesar 50%.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini