Share

Astronom Ungkap Cincin Saturnus akan Hilang, Kapan dan Apa Penyebabnya?

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 01 April 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 56 2571610 astronom-ungkap-cincin-saturnus-akan-hilang-kapan-dan-apa-penyebabnya-NVuxg0T1wc.jpg Astronom ungkap cincin Saturnus akan hilang, kapan dan apa penyebabnya? (Foto: The Atlantic)

JAKARTA - Saturnus terbilang unik di antara planet-planet yang berada di Tata Surya, sebab memilki cincin yang mengelilinginya. Tetapi, diprediksi akan menghilang.

Diolah dari Republic World, Jumat (1/4/2022), cincin yang melingkari Saturnus menjadi daya tarik tersendiri bagi para astronom, dan kini mereka khawatir jika itu tidak bertahan lama dan menghilang.

Fenomena prediksi menghilangnya cincin pada Saturnus ini, disampaikan oleh astronom dari Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA), James O'Donoghue.

Sementara itu, NASA menjelaskan bahwa cincin pada Saturnus merupakan bongkahan es air dengan ukuran yang berbeda-beda, mulai dari yang seukuran gunung hingga sekecil butiran pasir.

Disebutkan bahwa cincin ini merupakan salah satu dari tiga komponen utama dari sistem Saturnus.

Pesawat ruang angkasa NASA, yakni Cassini pernah mencapai Saturnus pada 2004, menemukan bahwa sebagian materi di cincin - E Saturnus, sebuah cincin yang melingkar paling luar dan terang, adalah hasil dari pancaran air yang muncul dari bulan Enceladus.

Dalam wawancara dengn The Atlantic, O'Donoghue menerangkan, cincin Saturnus menghilang karena elektirifikasi materi berdebu, sesuatu yang disebabkan oleh gangguan mikrometeorit dan radiasi Matahari.

Setelah dialiri listrik, partikel-partikel ini kemudian disejajarkan dengan garis medan magnet Saturnus. Lalu, partikel-partikel yang dialiri listrik ini terlalu dekat dengan bagian atas atmosfer Saturnus sehingga gravitasi Saturnus menariknya ke dalam planet.

Kelanjutan dari proses ini, yang oleh para ilmuwan disebut 'hujan cincin', akan menyebabkan cincin-cincin itu lenyap dalam beberapa juta tahun mendatang.

O'Donoghue menngutarakan, cincin itu akan bertahan paling lama 300 juta tahun lagi.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini